Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Compound Sesuaikan Tempo agar Gerakan Sempurna

Halo Jember • Minggu, 21 Juli 2024 | 16:05 WIB

 

BERAGAM: Potret beberapa variasi gerakan gabungan yang dilakukan pegiat olahraga di Lestari Club Lumajang. MUHAMMAD HASBI/RADAR SEMERU
BERAGAM: Potret beberapa variasi gerakan gabungan yang dilakukan pegiat olahraga di Lestari Club Lumajang. MUHAMMAD HASBI/RADAR SEMERU

HALOJEMBER.COM - Otot tubuh yang sehat mampu membuat gerakan terasa lebih bebas, sehingga aktivitas harian bisa dilakukan dengan lebih optimal.

Bertambahnya usia terkadang membuat stamina individu tertentu jadi menurun ketimbang usia produktif.

Rupanya hal itu bisa diatasi dengan fokus melakukan latihan yang menguatkan otot rangka dan jantung.

BACA JUGA: Bike to Radar Jember, Night Ride Santai Keliling Kota Sambil Ngopi

Manfaat itu bisa didapatkan dengan melakukan gerakan kardio yang ditujukan bagi kesehatan jantung. Kemudian melakukan angkat beban untuk penguatan otot rangka.

Keduanya bisa digabung sekaligus dalam latihan compound movement, di mana melibatkan lebih dari satu sendi dan otot dalam setiap variasi gerakan.

Coach Lestari Club Lumajang Slamet Sampurno menjelaskan, melakukan variasi latihan yang menggabungkan kardio dan beban memiliki manfaat baik untuk meningkatkan kekuatan tubuh.

BACA JUGA: Bermain Monopoli Harus Pintar Atur Strategi

“Variasi latihan ini juga akan menjadi lebih efektif dalam program untuk mencapai bobot tubuh ideal,” terangnya.

Meski begitu, dalam penerapan setiap gerakan penggabungan haruslah dilakukan penyesuaian tempo. Tujuannya agar kedua manfaat kardio dan beban dapat lebih optimal didapatkan.

“Jika tempo gerakannya lebih cepat, itu bisa lebih condong kepada cardio, jadi harus ada penyesuaian,” tambahnya.

BACA JUGA: Rahasia Defasya Miranti Ibone Caster Esport Jago Ngomong tanpa Spasi

Penerapan gaya ini tentunya juga membutuhkan konsistensi dari pegiatnya. Jika sudah demikian, manfaat yang didapat juga tidak main-main bagi tubuh.

“Nah, manfaatnya ini lebih kepada peningkatan kekuatan bagi tubuh, jadi meski usianya sudah diatas 40 an, staminanya bahkan bisa mengalahkan kaum muda yang mageran,” beber Slamet. (has/nur)

 

Editor : Halo Jember
#kardio #sehat