Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Bisa Sebabkan Batu Empedu, Diet Ekstrem Perlu Diwaspadai

Alvioniza • Sabtu, 3 Agustus 2024 | 15:35 WIB
Sumber foto: Pinterest
Sumber foto: Pinterest

HALOJEMBER.COM - Sebagian orang pasti tidak sabar untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Tetapi, tak sedikit dari mereka juga memilih Keputusan untuk melakukan diet ekstrem.

Menurut Dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K), jika Anda melakukan diet dengan mengurangi kalori hingga kurang dari 800 kalori perhari, maka tergolong ke dalam diet ekstrem.

“Diet seperti ini pasti bikin langsing, tapi langsing seperti apa dulu, karena banyak efek samping yang bisa terjadi. Salah satu yang sering terjadi adalah batu empedu, terganggunya fungsi liver, rambut rontok, atau sering merasa kedinginan,” kata Samuel dalam Instagram Live Good Doctor bersama Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia.

BACA JUGA: Waspada Paparan BPA! Ini 4 Penyakit Kronis yang Bisa Mengintai Kesehatan Anda

Ia juga menjelaskan, jika berat badan Anda mengalami penurunan hingga lebih dari 1,5 kilo per minggu, maka itu termasuk ke dalam diet ekstrem.

Asupan lemak dari makanan sangat sedikit, bahkan tidak ada sama sekali.

Secara fisiologis, saat lemak masuk ke dalam tubuh dan di proses di usus 12 jari, maka secara otomatis kantung empedu akan memompa cairan ke usus 12 jari tersebut.

BACA JUGA:Diet Pasca Melahirkan Apakah Diperbolehkan? Yuk Kenali Waktu Yang Tepat Untuk Turunkan Berat Badan Pasca Melahirkan

“Karena lemak baru harus dicampur dulu dengan empedu supaya bisa diserap tubuh. Kalau asupan lemak sangat sedikit atau tidak ada, maka tidak ada rangsangan bagi kantung empedu untuk memompa cairan empedu. Akhirnya empedu tersimpan saja, mengendap, dan lama-lama terbentuklah batu empedu,” papar Samuel.

Namun, jika masih ada lemak yang masuk ke dalam tubuh, maka proses diet yang Anda jalankan, sudah benar. Akan tetapi, lemak yang dimaksud adalah lemak sehat.

BACA JUGA: Tips dan Cara Intermittent Fasting Bagi Pemula

Dengan demikian, nantinya empedu akan dipompa keluar dan tidak akan terjadi pembentukan batu empedu.

Diet ekstrem dengan mengurangi asupan kalori yang masuk ke tubuh memang diperbolehkan.

Tetapi hanya untuk kondisi tertentu saja, misalnya pada orang yang mengalami obesitas. Pada saat melakukan diet pun, harus tetap dalam pengawasan dokter atau ahli gizi yang menangani.

Selain dapat membentuk batu empedu, diet ekstrem juga dapat mengurangi massa otot. Apalagi, jika diet ini dilakukan dalam waktu yang cukup lama.

Maka, tubuh akan mengambil protein dari otot untuk energi sehingga massa otot akan menurun, bahkan hilang.

Penulis: Maghfirotun Nazila

Editor : Halo Jember
#diet ekstrem #badan ideal