HALOJEMBER.COM – Setiap orang pasti butuh waktu istirahat cukup dan tentunya berkualitas untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
Sejumlah penelitian menyatakan bahwa wanita lah yang membutuhkan lebih banyak jam tidur daripada pria.
Bahkan ada studi baru yang menyebutkan bahwa tujuh sampai delapan jam sebenarnya tidaklah cukup. Hal ini didasari karena wanita lebih banyak menggunakan otak mereka.
Masih sering merasa lelah meskipun sudah tidur selama delapan jam? Dr. Sonam Simpatwar mengungkapkan bahwa kemungkinan kamu tidak cukup istirahat karena wanita memang butuh tidur lebih lama.
Dokter Rumah Sakir Dr. Babasaheb Amdebdak Smarak tersebut mengatakan bahwa wanita butuh tidur 20 menit lebih lama dari waktu tidur normal.
Kebutuhan tidur antara pria dan wanita bisa berbeda disebakan karena kerja otak. Hal ini disebabkan karena otak wanita lebih kompleks daripada pria, wanita biasanya bisa melakukan lebih banyak tugas di waktu yang sama atau multitasking.
Bisa dibilang, wanita perlu banyak istirahat karena membutuhkan waktu lebih untuk memulihkan diri.
“Tidur penting bagi otak untuk memulihkan dan memperbaiki diri. Meskipun hanya ada sedikit data tentang tidur dan gangguan tidur pada wanita, penelitian menunjukkan bahwa wanita mungkin memerlukan lebih banyak tidur daripada pria untuk memulihkan diri dari aktivitas sehari-hari,” kata dokter Sonam.
BACA JUGA: Operasi Bariatrik VS Liposuction, Berikut Perbedaan Antara Keduanya
Hal ini juga didukung oleh para dokter lain yang menyebut jika aktivitas wanita dengan banyak peran menjadi penyebab mereka harus banyak tidur.
Wanita cenderung lebih banyak mengerjakan banyak tugas secara bersamaan atau sekaligus karena mengurus semua kebutuhan rumah, dibanding pria.
Psikolog Sumalatha Vasudeva dari Rumah Sakit Gleneagles BGS di Bangalore mengatakan bahwa, “Umumnya, wanita lebih mengutamakan tanggung jawab mereka daripada kesehatan mereka. Itu menguras tenaga mereka secara mental dan emosional.”
Kebanyakan orang dewasa seharusnya tidur tujuh jam dalam semalam. Tapi, unruk wanita mereka rentan mengalami insomnia, kecemasan, dan depresi karena gangguan tidur.
Sebuah riset juga menyarankan agar wanita punya total waktu istirahat lebih lama. Namun, 40% wanita malah mengalami insomnia dibanding pria.
Dr Sonam juga berbicara mengenai alasan wanita kurang istirahat, alasannya jika kualitas tidur mereka sering terganggu baik karena faktor psikologis maupun fisiologis.
Alasan lain wanita mengalami gangguan tidur karena perubahan hormon apalagi saat mengalami PMS, hamil, atau menopause.
Penulis: Sufi Binti Khofifah
Editor : Halo Jember