Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Tak Kalah dengan Ikan Salmon, Ikan Lokal Ini Lebih Aman Dikonsumsi

Alvioniza • Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:00 WIB

 

Ikan kembung. Foto: Pinterest
Ikan kembung. Foto: Pinterest

HALOJEMBER.COM - Siapa yang menyangka bahwa ternyata ikan lokal juga tak kalah bergizi dibandingkan dengan ikan salmon yang cenderung lebih mahal.

Sebagian masyarakat berpikir bahwa ikan salmon adalah ikan yang terbaik karena harganya yang mahal. Tak sedikit pula ibu-ibu yang rela membeli ikan ini. Namun, ternyata kandungan yang ada pada ikan lokal juga tidak kalah bergizi.

Dilansir dari podcast Nikita Willy bersama Dokter Tan Shot Yan, ikan kembung yang biasanya dijual di pasar memiliki kandungan omega 3 lebih tinggi dibandingkan ikan salmon.

Tak hanya harganya yang murah serta mudah didapat, ikan kembung juga diperjual belikan saat kondisinya masih segar. Berbeda dengan ikan salmon yang biasanya dijumpai di supermarket atau mall.

Dokter Tan mengatakan, ikan salmon bukan berasal dari perairan Indonesia. Dengan demikian, ia khawatir jika ada orang yang sangat percaya bahwa ikan salmon merupakan ikan yang paling bergizi dan baik untuk anak atau ia menyebutnya salmonisasi.

“Omega 3 ikan kembung itu lebih tinggi daripada salmon. Punten, salmon itu tidak ada diperairan Indonesia. Yang kita takutkan dengan orang yang salmonisasi. Itu ikannya busuk loh. Karena, rantai bekunya itu tidak terjamin,” ungkap Dokter Tan.

Ia juga menjelaskan alasan mengapa salmon yang ada di Indonesia biasanya rasanya amis.

“Dimana kamu beli salmon? Oke, ke rumah makan atau ke swalayan yang mewah-mewah. Mungkin pemasoknya oke banget sampai dari lautan atlantik atau di New Zealand, atau dari Norwegia. Itu anda pertahankan bekunya. Tetapi kalau di tengah jalan tiba-tiba leleh, beku lagi, leleh lagi. Itulah kenapa salmon di tanah air kita rasanya amis,” jelas dokter Tan.

Menurutnya, salmon yang ada di Indonesia cenderung memiliki rasa yang amis karena sudah melewati proses pembusukan.

“Coba kamu makan salmon di Australia, nggak ada itu salmon amis,” imbuhnya.

Dengan demikian, Dokter Tan merekomendasikan kepada ibu-ibu untuk mengonsumsi ikan lokal yang memiliki kandungan gizi melebihi ikan dari luar Indonesia. Salah satu ikan lokal yang cocok untuk MPASI yaitu ikan kembung.

Ikan kembung mengandung omega 3, protein, vitamin, dan mineral yang dapat mendukung kesehatan jantung serta berkontribusi dalam pemeliharaan fungsi otak dan sistem imun tubuh.

Antara ikan salmon dan ikan kembung terdapat perbedaan mengenai kandungan proteinnya. Biasanya, ikan kembung mengandung sekitar 18-24 gram protein per 100 gram, tergantung bagaimana cara mengolah dan ukuran dari ikannya.

Protein yang ada pada ikan kembung lengkap dengan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk fungsi yang optimal. Sementara, ikan salmon mengandung sekitar 20-25 gram protein per 100 gram atau sedikit lebih tinggi dibandingkan ikan kembung.

Kedua ikan tersebut memiliki kandungan unggulan masing-masing.

Namun, jika mempertimbangkan dari kesegaran, ketersediaan, keberlanjutan, dan harga, ikan kembung bisa menjadi pilihan ikan untuk dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Penulis: Delia Enggar Sugiana

Editor : Halo Jember
#nikita willy #ikan kod #salmon