Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Kenali Apa Saja Manfaat dan Efek Samping Diet Ornish

Halo Jember • Senin, 19 Agustus 2024 | 19:00 WIB
Ilustrasi sayuran dan buah-buahan yang berikan beberapa manfaat untuk diet ornish (Pinterest)
Ilustrasi sayuran dan buah-buahan yang berikan beberapa manfaat untuk diet ornish (Pinterest)

HALOJEMBER.COM - Diet ornish (Dean Ornish Diet) atau diet rendah lemak merupakan metode menurunkan berat badan yang sekaligus menjaga kesehatan jantung supaya terhindar dari risiko penyakit kronis.

Diet ini berfokus pada rencana makan dengan jenih-jenis tumbuhan, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh dan kacang-kacangan.

Diet ornish ini memang tidak sepopuler diet mediterania ataupun intermittent fasting.

Meski demikian, diet ornish ini telah menjadi subjek sejumlah penelitian sekaligus terbukti dapat memberikan manfaat tertentu.

Berikut beberapa manfaat diet ornish yang bisa membantu menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan.

  1. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Satu penelitian membandingkan diet rendah lemak Ornish dengan diet tinggi lemak Atkins dan menemukan bahwa diet Ornish memiliki penanda risiko kardio-metabolik yang lebih rendah, yang dapat memprediksi kejadian terkait kardiovaskular.

Penekanan pada buah-buahan dan sayuran juga membantu karena merupakan bagian dari diet yang menyehatkan jantung.

  1. Penurunan Berat Badan yang Cepat

Menurut hasil dari beberapa penilitian yang sudah dilakukan, mereka yang mengikuti diet ornish ini berhasil menghilangkan berat badannya paling banyak dari empat metode diet lainnya, dengan rata-rata 7,3 pound atau 33,1 kg dalam setahun.

Penurunan berat badan ini diduga karena asupan lemak dan gula yang rendah, sehingga kalori yang masuk juga sedikit. Hal ini lah yang membantu untuk menurunkan berat badan.

  1. Menurunkan Risiko Peradangan

Sebuah studi tambahan menemukan bahwa diet ornish memiliki peringkat tinggi untuk sifat antiinflamasi.

Ini disebabkan karena konsumsi buah-buahan dan sayuran seperti blueberry, apel, dan sayuran berdaun hijau ynag mengandung banyak antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi, menurut Harvard Health.

Kandungan tersebut penting karena dapat memabntu menangkal peradangan yang tidak terkontrol dikaitkan dengan banyak kondisi kesehatan, termasuk Alzheimer, penyakit jantung, dan kanker. 

Namun selain memberikan manfaat yang bagus untuk tubuh, diet ornish ini mungkin bisa memberikan reaksi tertentu karena tubuh kehilangan pasokan lemak cukup drastis.

Sementara menurut pakar kesehatan, tubuh seseorang idealnya mendapatkan sekitar 20-35 persen lemak dari total kalori harian untuk membantu mengoptimalkan kinerja tubuh.

Oleh karena itu, bagi pemula sebaiknya lakukan diet ornish secara perlahan sambil menyesuaikan kemampuan tubuh dan pastikan makanan yang dikonsumsi benar-benar kaya nutrisi, vitamin, serta mineral.

Penulis: Maghfirotun Nazila

Editor : Halo Jember
#pola hidup sehat #diet