HALOJEMBER.COM - Jika menggunakan deodoran biasa tidak mampu mengatasi bau ketiak, bisa menggantinya dengan deodoran yang berbahan alami yakni tawas yang dipercaya ampuh dalam mengurangi bau ketiak.
Seorang dokter estetika dr Aema Yunita menjelaskan bahwa deordoran merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi bau badan yang disebabkan oleh bakteri. Sedangkan tawas dikatergorikan sebagai antiperspirant yang bermanfaat untuk mencegah produksi keringat.
Tawas atau alum merupakan garam mineral yang dapat digunakan sebagai deodoran alami karena sifat antibakteri dan astringennya. Astringen adalah bahan kimia yang dapat menyempitkan jaringan tubuh.
Berikut beberapa manfaat tawas untuk ketiak:
- Mencerahkan ketiak
Jika bulu ketiak dicukur maka akan membuat kulit menghitam. Selain itu, bagi pengidap penyakit tertentu juga bisa membuat kulit lebih kusam.
Penggunaan tawas dapat mengangkat minyak, kotoran, dan sel-sel kulit mati pada bagian ketiak. Dengan demikian, tawas dapat memutihkan kulit ketiak.
- Menghilangkan bau ketiak yang tidak sedap
Bau tidak sedap bisa jadi muncul dari bakteri yang ada di ketiak. Bakteri yang berkembangbiak di ketiak dan bercampur dengan keringat akan menimbulkan aroma yang tidak sedap. Dengan demikian, sifat antibakteri pada tawas dapat menghambat berkembangbiaknya bakteri.
- Menghaluskan kulit ketiak
Setalah mencukur bulu ketiak biasanya membuat tekstur kulit menjadi kasar. Pemakaian deodoran alami dari tawas dapat menjadi solusi dari masalah tersebut. Sebab, tawas mampu mengangkat kotoran dan minyak yang berlebih pada kulit.
- Mencegah iritasi
Kulit ketiak akan lebih mudah iritasi serta lebih sensitif setelah dicukur bulunya. Menggunakan tawas dapat mencegah iritasi kulit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri. Selain itu, juga dapat menghaluskan dan melembapkan kulit.
- Cocok untuk kulit yang sensitif
Jika memiliki kulit yang sensitif, penggunaan deodoran yang berbahan dasar kimia dapat membuat iritasi. Kandungan kimia seperti paraben, triklosan, serta alkohol dapat mengiritasi kulit jika tidak cocok. Dengan demikian, dapat menggantinya dengan deodoran berbahan tawas agar lebih aman.
Saat ini banyak produk tawas di jual terutama di e-commerce dengan bermacam bentuk seperti bubuk, semprot, atau cair yang penggunaannya cukup mudah. Namun, jika menggunakan tawas yang masih berbentuk utuh bisa dengan cara berikut:
- Basahi tawas menggunakan air kurang lebih selama lima detik. Jangan terlalu lama karena tawas bersifat mudah menyusut. Untuk membasahinya bisa menggunakan air biasa atau air mawar yang tidak mengandung bahan kimia.
- Gosokkan tawas pada ketiak.
- Diamkan hingga ketiak tidak basah lagi.
- Jika sudah, tawas bisa dicuci menggunakan air biasa lalu dikeringkan. Kemudian, tawas bisa disimpan.
Penulis: Delia Enggar Sugiana
Editor : Halo Jember