Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Sembelit Potensi Sebabkan Kanker Usus, Lebih Jeli Perhatikan Pola BAB

Halo Jember • Rabu, 28 Agustus 2024 | 18:05 WIB
Ilustrasi orang sembelit (PNGtree)
Ilustrasi orang sembelit (PNGtree)

HALOJEMBER.COM - Buang air besar (BAB) adalah hal yang wajar dilakukan setiap manusia. Bila tiba-tiba terdapat pola BAB yang berubah, baik sembelit, encer, maupun tidak BAB sama sekali, maka perlu diwaspadai. Sebab, salah satu gejala kanker usus diketahui dari BAB.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSD dr Soebandi Jember, dr Hana Nadya SpPD, menjelaskan, pertumbuhan sel atau jaringan tumor ganas di dalam usus disebut dengan kanker usus.

Dapat terjadi pada usus halus maupun usus besar, walaupun angka kejadiannya lebih banyak ditemukan pada usus besar.

Kanker usus menang tidak sefamilier kanker payudara ataupun jenis kanker lainnya. Walau begitu, kanker usus ini memiliki catatan yang cukup mengejutkan.

“Angka kejadian kanker usus nomor tiga tertinggi di dunia. Baik pria maupun wanita,” ucapnya.

Perempuan yang akrab disapa dr Hana ini juga menuturkan, penderita kanker usus stadium awal hampir tidak mengeluhkan gejala apa pun.

Sehingga banyak yang tidak sadar dan memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan tubuhnya.

Gejala pada kanker usus biasanya muncul atau dapat dirasakan ketika sudah ada pada stadium lanjutan.

Misalnya terjadi perubahan pola buang air besar, yakni cenderung encer atau sembelit. Bahkan tidak bisa buang air besar.

“Badan pasien tambah lama tambah kurus. Padahal dia gak lagi diet,” tuturnya.

Kanker usus, bila dibiarkan begitu saja, tidak tertutup kemungkinan dapat menyebabkan kematian.

Baca Juga: Bolehkah Melamar CPNS dan PPPK di Waktu yang Bersamaan?

Oleh karena itu, tambahnya, perkembangan kanker usus dari stadium satu ke stadium dua dan seterusnya harus diperhatikan.

Penanganannya setiap stadium biasa kombinasi antara tindakan operasi dan kemoterapi. Baca Juga: Kenali Manfaat Daun Binahong dan Cara Pengolahannya

“Tergantung stadium kanker yang dimaksud. Jika masih stadium awal biasanya hanya operasi saja,” ucapnya. (ham/c2/dwi)

 

Editor : Halo Jember
#tumor ganas #kanker usus #usus besar #sembelit #stadium kanker