HALOJEMBER.COM - Keterbatasan akses informasi di pesantren, tak membuat para santri di sana menyerah. Tak banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghibur diri, selain mendekap erat buku.
Selain membaca, aktivitas menulis kemudian menjadi pilihan efektif untuk menuangkan pikiran dan perasaannya.
Journaling atau orang kebanyakan menyebutnya menulis diary.
Seperti halnya Khikmatul Lailiyah yang masih rutin melakukan journaling. Setiap malam jelang tidur, adalah waktu yang tepat baginya.
Wanita yang akrab disapa Lil, menuliskan seluruh isi pikiran dan membuat ringkasan aktivitas yang telah dilakukannya pada hari itu. Mencatat itu semua, membuatnya merasa lega.
BACA JUGA : Kenali Penyebab Seseorang Merasa Lelah Saat Bangun Tidur dan Cara Mengatasinya
Mahasiswi jurusan Komunikasi Penyiaran Islam UIN KHAS Jember itu mengaku tenang usai melakukan journaling.
“Merasa enteng pikiran, hati tenang, bisa curhat dengan sesuatu tanpa merasa dihakimi, berbeda jika curhat dengan teman. Karena ini sepenuhnya untuk aku dan tidak akan dihakimi,” tutur Lil.
Dia merasa journaling menjadi hal penting dalam kesehariannya. Kepribadiannya yang introvert membuat itu jadi kebutuhan.
Sebab, dia bisa mengekspresikan diri dan melepaskan emosi dengan bebas.
“Bagi saya yang tidak terlalu vokal juga menjadi cara untuk mengendapkan ungkapan-ungkapan yang kemudian bisa saya sampaikan di depan orang-orang supaya lebih lancar dan tidak blibet,” ungkapya.
Lil juga terkadang melakukan journaling kala ada hal yang mengganjal dan menguras pikirannya.
Sementara sedang tak ada siapapun yang tepat menjadi tempat bercerita.
“Atau saat takut privasiku tersebar, ya journaling adalah satu solusi,” ujar perempuan asal Desa Tanjungrejo Kecamatan Wuluhan itu.
Dia memang hobi menulis dan membaca. Sehingga, journaling sudah menjadi habit sejak masih SD.
Selain menulis jurnal pribadi di sebuah buku khusus, dia juga sering memakai catatan di gadget saat ingin menuangkan pikiran dan perasaan di luar rumah.
“Journaling di HP bisa kapan dan di mana saja, tapi di buku juga sering,” pungkasnya. (sil/nur)
Editor : Halo Jember