Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Pria Asal Bondowoso Koleksi Ratusan Bonsai, Hobi yang Mendatangkan Keuntungan

Halo Jember • Senin, 23 September 2024 | 22:00 WIB

 

 

HIJAU: Butuh waktu hingga belasan tahun untuk membentuk bonsai yang dapat dianggap "jadi". (ASSYFAH FEBRIANA DAN HAMIM MUBAROK)
HIJAU: Butuh waktu hingga belasan tahun untuk membentuk bonsai yang dapat dianggap "jadi". (ASSYFAH FEBRIANA DAN HAMIM MUBAROK)

HALOJEMBER.COM - Bonsai, seni menanam pohon dalam pot dengan ukuran mini, semakin populer di kalangan pecinta tanaman.

Bukan sekedar tanaman hias biasa, bonsai dianggap sebagai sebuah karya seni hidup yang membutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam perawatannya.

Setiap helaian daun, setiap cabang yang terbentuk adalah hasil dari sentuhan manusia yang menyatu dengan alam.

Seorang kolektor bonsai yang sudah empat tahun malang melintang di dunia bonsai, Suyitno menyatakan, dalam merawat bonsai itu tidak ada kesulitan, tetapi yang ingin mempunyai bonsai harus bisa memilih bahan baku atau bahan dasar yang bagus dan kita sukai.

"Karena disini orang harus memilih gerak dasarnya itu sendiri, dimana kita bisa membentuk bonsai seperti maunya kita," jelasnya.

BACA JUGA: Kenali Penyebab Seseorang Merasa Lelah Saat Bangun Tidur dan Cara Mengatasinya

Kata dia, dalam merawat bonsai itu butuh kesabaran yang lumayan, karena hal terpenting dalam merawat bonsai yaitu continue dalam perawatan.

"Kalau penyiramannya 2 hari 1 kali, maka seterusnya harus 2 hari 1 kali tidak boleh berubah. Lalu bonsai yang terlihat jadi itu biasanya membutuhkan waktu sekitar 10 tahunan," imbuhnya.

Selain sebagai hobi, tanaman atau pohon kerdil ini juga dapat menjadi sebuah investasi yang menguntungkan.

"Kalau dihitung-hitung  mungkin sudah investasi kurang lebih 50 juta, tetapi saya gak ngitung ke situ, karena saya memang suka, senang. Jadi keluar berapa pun itu gak masalah, yang penting sama-sama cocok," ucapnya.

BACA JUGA: Bukan Sekedar Trend, Journaling Jadi Wadah untuk Ekspresikan Diri

Lokasi yang digunakan untuk menanam bonsai dikenal oleh masyarakat sekitar dengan kampung bonsai.

Memiliki 100 lebih tanaman bonsai dengan 11 jenis bonsai yaitu bonsai kimeng, bonsai sancang, bonsai serut, bonsai kemuning, bonsai iprik, bonsai asem, bonsai ampelas, bonsai delima batu, bonsai asem saraf, bonsai ileng-ileng, dan bonsai murba.

"Bonsai paling favorit dari koleksi yang saya miliki adalah bonsai serut. Karena memang tanaman asli Bondowoso dan  sudah mulai mendunia.

Tapi setiap orang memiliki tanaman bonsai favoritnya masing-masing, tergantung yang disukainya," ujarnya.

BACA JUGA: Hobi Lari, Sesuaikan dengan Kondisi Fisik dan Gizi Seimbang

Suyitno mengatakan bahwa terdapat dua faktor yang berbeda sebelum menyukai bonsai dan setelah menyukai bonsai, yaitu dari faktor ekonomi dan faktor kepuasan batin.

"Karena biasanya kalau namanya penghobi ini biasanya tidak terlalu memperhitungkan materi yang penting senang, puas, lebih ke kepuasan batin," tuturnya. (hlb/mau)

Editor : Halo Jember
#bonsai #kolektor #bondowoso