Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Ada Mainan Baru di Alun-alun Lumajang, Bisa Lihat Bulan dan Penampakan Langit

Halo Jember • Senin, 23 September 2024 | 23:00 WIB
FOKUS: Pengunjung di Alun-alun Lumajang ikut tergabung melihat pengamatan fenomena di langit Lumajang, Kamis (19/9).
FOKUS: Pengunjung di Alun-alun Lumajang ikut tergabung melihat pengamatan fenomena di langit Lumajang, Kamis (19/9).

HALOJEMBER.COM - Banyak upaya yang dilakukan orang tua untuk mengurangi penggunaan gadget pada anak. Salah satunya, dengan mengenalkan dunia astronomi lewat bumi Kabupaten Lumajang.

Hampir setiap minggu anak-anak yang berasal dari berbagai daerah di Lumajang  bermain dan belajar mengenali dunia astronomi.

Seperti dilakukan di Kelurahan Ditotrunan, Kabupaten Lumajang, Kamis (19/9).

Biasanya mereka melakukan pengamatan di Alun-alun Lumajang karena lokasinya strategis dan mudah di jangkau.

Paling dasar, belajar penggunaan teleskop untuk melihat fenomena langit yang terjadi.

Banyak anak-anak yang dibuat kagum dan tertarik. Sebab dunia permainan seperti ini terbilang menyenangkan dan mengesankan.

Mereka bisa melihat fenomena yang terjadi di langit lebih jelas dengan bantuan teleskop.

BELAJAR: Sejumlah warga ikut mengamati langit Lumajang dengan menggunakan peralatan canggih.
BELAJAR: Sejumlah warga ikut mengamati langit Lumajang dengan menggunakan peralatan canggih.

“Mereka diberi kesempatan menggunakan teleskop. Jadi bisa mengamati bulan secara langsung. Itu yang membuat mereka senang ketika mengenal dunia astronomi,” ucap Ketua Komunitas Astronomi Wiraraja Lumajang Ahmad Beni.

Dia menambahkan, jika dunia astronomi memang harus dikenalkan sejak dini.

Untuk menumbuhkan semangat belajar anak-anak sekarang di era perkembangan teknologi.

Bukan hanya proses pengamatan fenomena di langit, mereka juga diajarkan untuk percaya diri mengajak pengunjung lainnya untuk ikut bergabung menyaksikan fenomena yang ada.

“Intinya mereka bermain sambil belajar dan upgrade kepercayaan diri. Agar mereka bisa berkembang dan percaya akan kemampuan dirinya,” tambahnya. 

Untuk mendapatkan hasil pengamatan fenomena yang terjadi di langit baik itu seperti gerhana bulan, perlu penentuan lokasi dan waktu pengamatan yang pas.

Setiap pengamat, harus mencari lokasi yang jauh dari cahaya kota untuk mengurangi polusi cahaya.

Namun, bagi pecinta dunia astronomi di Lumajang mereka justru memanfaatkan Alun-alun Lumajang untuk belajar bersama.

Sebab, lokasi ini dinilai strategis dan banyak mengundang ketertarikan pengunjung.

“Seru banget bisa belajar astronomi dan melihat bulan lewat teleskop. Apalagi tempatnya dekat sama rumah, jadi bisa sering main-main sambil belajar,” tutur Nur Afandi pengunjung, di Kelurahan Ditotrunan,Kabupaten Lumajang.

Meskipun, belajar sambil bermain ini perlu membawa teleskop dan peralatan pendukung lainnya.

Bahkan, dalam setiap momen 3 teleskop dibawa sekaligus karena banyaknya pengunjung lain yang ikut tergabung.

“Tergantung momen juga, bisa dua sampai 3 teleskop kami bawa,” pungkas Ahmad Beni Ketua Komunitas Astronomi Lumajang. (dea/nur)

Editor : Halo Jember
#Alun alun Lumajang #teleskop