Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Ternyata ini Penyebab Orang Lebih Suka Makanan yang Menggoyang Lidah tapi Minim Gizi

Halo Jember • Sabtu, 25 Januari 2025 | 16:35 WIB

 

JAJANAN SEGALA USIA: Pedagang cilok tengah melayani pembeli dari kalangan pelajar. ADHI SURYA/RADAR JEMBER
JAJANAN SEGALA USIA: Pedagang cilok tengah melayani pembeli dari kalangan pelajar. ADHI SURYA/RADAR JEMBER

HALOJEMBER - Pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal sangat dipengaruhi oleh asupan makanan yang bergizi.

Sayangnya, banyak anak konsumsi makanan minim nutrisi. Seperti jajanan yang kerap dibeli di sekolah.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember (Unej) Dr Farida Wahyu Ningtyias mengatakan, makanan yang bergizi mencakup keseimbangan antara karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Semua itu sangat diperlukan tubuh untuk tumbuh dengan baik.

Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper
Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper

Pentingnya konsumsi makanan bergizi terlihat dalam berbagai aspek perkembangan anak. Makanan dengan kandungan protein yang cukup, seperti telur, ikan, daging tanpa lemak, serta kacang-kacangan, berperan dalam pembentukan otot dan jaringan tubuh.

Sementara itu, vitamin dan mineral dari sayur, buah, serta produk susu mendukung perkembangan tulang, gigi, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Nutrisi yang perlu diperhatikan untuk anak-anak adalah kecukupan protein, lemak, vitamin, dan mineral. Sebab, selama ini banyak anak yang hanya mengonsumsi karbohidrat.

Salah satunya mi instan dan nasi putih. Tidak ada lauk-pauk ataupun sayur. Hal itu diperparah dengan jajanan anak sekolah yang minim gizi.

“Kami (FKM Unej, Red) pernah melakukan penelitian dengan metode food recall dan menemukan bahwa sebagian besar anak usia sekolah di Jember belum tercukupi kebutuhan nutrisi hariannya. Makan siang anak-anak sekolah kebanyakan hanya berupa jajanan tinggi kalori, namun minim kandungan gizi,” ucapnya.

Makanan tinggi kalori tapi minim gizi yang kerap dikonsumsi anak sekolah di antaranya adalah cilok, mi lidi pedas, hingga mi instan.

Selain itu, pola makan yang sehat juga berperan dalam membentuk kebiasaan hidup sehat di masa depan. “Konsumsi makanan sehat dan bergizi ini harus dilakukan sejak dini,” terangnya.

Konsumsi makanan dengan gizi seimbang, tambah dia, diharapkan bisa mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

Dengan memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang, diharapkan anak tumbuh dengan optimal, memiliki daya tahan tubuh yang baik, dan memiliki potensi belajar yang lebih tinggi.

Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif pada kualitas hidup anak, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Makanan yang Menggoyang Lidah tapi Minim Gizi

Makanan minim gizi menjadi hal yang disukai kebayakan orang. Tidak hanya orang dewasa, tapi juga anak. Ancaman kesehatan pun di depan mata. Mulai dari diabetes, darah tinggi, obesitas, hingga stunting bagi anak-anak. Berikut makanan tinggi kalori, tapi minim nutrisi:

  1. Minuman bersoda
  2. Aneka kue
  3. Mi instan
  4. Gorengan
  5. Cokelat
  6. Burger, hotdog
  7. Sosis, nuget
  8. Cilok, dll

(dhi/c2/dwi)

Editor : Halo Jember
#makanan bergizi #anak #gizi