Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Ternyata Seru, Bermain Panahan Jaga Keseimbangan dan Fokus Membidik

Halo Jember • Jumat, 21 Februari 2025 | 05:35 WIB

 

 

 

SERU: Kegiatan memanah juga dapat menjadi sarana rekreasi di tengah tengah kesibukan belajar formal di sekolah YULIO FA/RADAR JEMBER
SERU: Kegiatan memanah juga dapat menjadi sarana rekreasi di tengah tengah kesibukan belajar formal di sekolah YULIO FA/RADAR JEMBER

HALOJEMBER - Siapa bilang panahan itu sulit? Nyatanya, bermain panahan bisa menjadi pengalaman yang seru sekaligus menegangkan. Selain itu, juga menjadi opsi menarik untuk mengisi waktu libur bersama teman, keluarga maupun pasangan.

Kegiatan latihan panahan ini bisa dilakukan di hari Sabtu dan Minggu sore di lapangan Kopral Training Center Desa Lengkong Kecamatan Mumbulsari.

Pelatih memanah, Kusnadi menjelaskan, langkah pertama dalam panahan yaitu harus memahami postur tubuh yang benar.

Para peserta latihan akan diminta berdiri tegak dengan kaki sejajar bahu, posisi yang stabil agar tubuh tidak goyah saat membidik.

Setelah itu, para pemanah perlu menggenggam busur dengan tangan kiri, sementara tangan kanan bersiap menarik tali busur. “Tarik nafas dalam-dalam, fokus ke target,” ujar Kusnadi.

Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper
Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper

Kusnadi menyebut, ada beberapa teknik dalam menarik tali busur, namun yang paling umum digunakan adalah menarik dengan tiga jari hingga menyentuh sudut bibir. Ini disebut posisi anchor point atau titik yang harus selalu sama setiap kali menarik tali busur agar bidikan lebih akurat.

Saat semua sudah siap, mata harus fokus ke lingkaran tengah target, sambil berusaha menjaga keseimbangan agar tangan tidak goyah.

Setelah merasa yakin, baru kemudian anak panah bisa dilepaskan hingga melesat mengenai target.

Aktivitas tersebut tentu akan memberikan sensasi dan kepuasan tersendiri, tak jarang mereka yang baru mencoba kegiatan ini akan merasa ketagihan sekaligus tertantang.

Dikatakan, apabila sudah terbiasa memegang busur dan anak panah, teknik selanjutnya yang perlu dipelajari adalah penyesuaian sudut bidik dan kekuatan tarikan. Semakin kuat tarikan tali busur maka semakin jauh anak panah melesat.

“Tapi kalau terlalu kuat bisa-bisa bidikan meleset, karena terlalu fokus di tarikan jadi tidak balance,” terangnya.

Dalam dunia panahan, bukan hanya kekuatan yang dibutuhkan, tetapi juga konsistensi dan kesabaran dalam mengontrol setiap gerakan.

“Belajar panahan bukan sekadar menarik busur dan melepaskan anak panah. Dibutuhkan teknik, keseimbangan tubuh, serta fokus yang baik untuk bisa membidik tepat sasaran, dan yang terpenting adalah konsistensi, karena ini bukan hal yang bisa dipelajari sehari dua hari,” tutupnya. (yul/ham/dhi)

Editor : Halo Jember
#anak #bermain #panahan