HALOJEMBER- Saat puasa, kita dianjurkan untuk melakukan sahur supaya menjalani puasa menjadi lebih kuat. Namun, ketika sahur alangkah baiknya untuk menghindari beberapa kebiasaan yang membuat puasa lesu dan berdampak buruk pada kesehatan kita.
Berikut adalah beberapa kebiasaan yang sebaiknya jangan dilakukan saat sahur, supaya kesehatan tubuh tetap terjaga.
Baca Juga: Waspada Hipertensi Saat Puasa Ramadan, Hindari Makanan Tinggi Garam Saat Sahur dan Berbuka
- Langsung Tidur Setelah Sahur
Sahur memang dilaksanakan di waktu sebelum subuh, dimana normalnya orang-orang sedang beristirahat. Maka, tidak heran jika setelah melangsungkan sahur, seseorang merasa kenyang dan kemudian merasa kantuk.
Hal tersebut ternyata berdampak pada kesehatan tubuh kita dan puasa kita nantinya saat menjalankan. Seseorang yang melakukan kebiasaan ini, bisa saja menyebabkan asam lambung yang naik ke kerongkongan dan berujung pada munculnya masalah di saluran cerna atas.
Kondisi ini bisa saja disebut dengan Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD. Sebaiknya, tunggu 2-3 jam setelah makan supaya makanan yang dikonsumsi bisa dicerna secara baik oleh tubuh.
Baca Juga: Resep Minuman Detoks Herbal Cocok Dikonsumsi Saat Sahur, Bantu Proses hilangkan Racun Tubuh
- Makan Secara Berlebihan dan Terburu-buru
Umumnya, banyak orang berpikir bahwa makan dengan porsi banyak saat sahur, maka tubuh akan terhindar dari lapar. Justru hal tersebut yang tidak baik dan malah berdampak buruk pada kesehatan kita.
Salah satu dampak yang diterima adalah gangguan pada pencernaan. Selain itu, hal ini menyebabkan sistem pencernaan menjadi lambat dan membuat badan semakin lemas. Belum lagi makan saat sahur dengan terburu-buru dan gizi yang tidak seimbang.
Kebiasaan-kebiasaan tersebut yang bisa membuat tubuh tidak sehat dan beresiko saat puasa nanti. Contohnya sahur dengan makan-makanan yang berlemak dan kandungan tinggi akan garam, makanan tersebut bisa membuat lemas sepanjang hari. Selain itu, makan terburu-buru juga bisa berpengaruh pada pencernaan yang terganggu.
Baca Juga: Sahur On The Road! Rekomendasi Warung Makan Yang Buka Saat Sahur Selama Bulan Ramadan
- Merokok
Seperti yang sudah diketahui banyak orang, rokok sebetulnya berdampak buruk bagi kesehatan karena kandungan didalamnya. Khususnya, saat selepas sahur maupun setelah berbuka, merokok perlu diwaspadai karena dampak langsungnya pada kesehatan mulut.
Biasanya, perokok aktif saat berpuasa sudah tidak tahan untuk merokok ketika berbuka dan sahur nanti. Hal itu, tidak baik untuk dilakukan karena karbondioksida yang dikeluarkan oleh rokok bisa menghambat metabolisme dalam tubuh, dan kemudian berdampak pada anemia.
Selain itu, hal ini berpengaruh pada ginjal yang membuat organ ginjal akhirnya bekerja lebih berat dari biasanya atau tidak normal.
Baca Juga: Menu Sahur Sehat yang Bikin Kamu Semangat Menjalankan Puasa Pertama Ramadan
- Terlalu Banyak Minum Air
Banyak orang mengira bahwa minum sebanyak-banyaknya ketika sahur akan menghindari rasa haus dan dahaga. Dengan memenuhi kebutuhan cairan saat berpuasa, tentu tubuh tidak akan merasa lemas dan dehidrasi.
Namun, perlu diingat bahwa sesuatu yang berlebihan juga tidak baik untuk dilakukan. Sama seperti dengan minum air secara berlebihan, hal tersebut justru bisa memicu naiknya asam lambung dan retensi urine.
Maka, sebaiknya meminum air secukupnya saja, dengan mengikuti jadwal minum saat bulan puasa, yakni 2 gelas saat berbuka puasa, 2 gelas sesudah berbuka puasa, 2 gelas sebelum tidur, 2 gelas sebelum sahur.
- Mengonsumsi Kafein
Saat berpuasa, sebaiknya untuk menghindari konsumsi kopi secara berlebihan. Kopi memiliki kandungan kafein yang bisa menimbulkan dehidrasi pada tubuh, apabila dikonsumsi dengan kadar yang tidak normal.
Selain itu, kopi bisa membuat seseorang yang meminumnya sering buang air kecil. Minuman dengan kandungan kafein seperti kopi bisa membuat sakit perut dan gelisah. Tentu, hal ini bisa saja mengganggu seseorang yang sedang berpuasa.
Penulis : Syahidah Dina Ilmasya
Editor : Halo Jember