Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Suwar Suwir

Penjelasan KB Vasektomi yang Membuat Pria Lebih STRONG

Dwi Siswanto • Selasa, 29 April 2025 | 23:01 WIB

 

Ikustrasi Pria mencuci muka (istimewa)
Ikustrasi Pria mencuci muka (istimewa)

HALO JEMBER, jawapos.com -  Program Keluarga Berencana (KB) melalui Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi menjalani salah satu pilihan bijak.

Sebab, KB yang dikhususnya untuk pria tersebut tidak memiliki efek khusus seperti perubahan hormon yang kerap ada di KB untuk perempuan. Bahkan, dampak KB vasektomi dipercaya dapat meningkatkan stamina.

Penyuluh KB di wilayah Kaliwates, Elyz Sri Andarwati, menjelaskan, dari berbagai jenis KB memang sedikit KB untuk pria.

Banyak KB itu untuk perempuan, bahkan tidak sedikit KB untuk perempuan itu KB hormonal. Yaitu, metode kontrasepsi yang menggunakan hormon untuk mencegah kehamilan. Metode ini bisa berupa pil KB, suntik KB, hingga implan.

Sementara, untuk pria ada KB kondom dan vasektomi. Namun, untuk kondom hanya KB sementara dan memiliki dampak ketidak nyamanan saat berhubungan badan. Sementara, vasektomi lebih efektif dalam mencegah kehamilan.

Terpenting juga, kata dia, tidak mempengaruhi gairah seksual atau kualitas hubungan seksual. Bahkan, vasektomi juga relatif aman dengan risiko dan efek samping yang minim.

“Sebagian peserta KB vasektomi memang mengalami peningkatan stamina termasuk gairah seksual,” paparnya.

Hal itu bisa terjadi, Elyz Sri Andarwati, karena disebabkan akibat tertutupnya jalur sperma.

Sehingga, sperma yang tidak berhasil keluar akhirnya akan diserap kembali oleh tubuh.

“Sperma itu pada dasarnya protein tinggi. Saat diserap tubuh maka tubuh punya asupan protein tinggi, selain dari makanan. Sehingga tubuh tambah fit teorinya seperti itu,” jelasnya.

Sementara, Samsul Huda, warga Wuluhan yang ikut KB Vasektomi mengaku sudah tujuh bulan lalu menjalani KB tersebut.

Dia mengaku, sebelum mengikuti MOP, pria yang berprofesi sebagai abdi negara itu mengaku mengalami penurunan gairah, dikarenakan faktor umur.

“Sebelum KB MOP, gairah seksual sudah tidak setinggi seperti dulu,” sebut Huda.

Bapak tiga orang anak itu mengaku, tidak ada dampak apapun terhadap kesehatannya.  Bahkan dia dapat berhubungan makin mesrah dengan istri.

“Bertahun-tahun istri yang KB. Sekarang saya yang ikut KB,” paparnya. (yul/dwi)

 

Editor : Dwi Siswanto
#vasektomi #Kb vasektomi