Halojember - Menjelang Hari Raya Idulfitri, jasa tukang cukur mengalami lonjakan pelanggan yang signifikan di berbagai daerah, termasuk di Jember. Tradisi merapikan penampilan sebelum Lebaran membuat masyarakat rela mengantre demi mendapatkan potongan rambut yang rapi dan segar.
Di sejumlah titik di Jember, mulai dari barbershop modern hingga tukang cukur pinggir jalan, terlihat ramai dipadati pelanggan sejak pagi hingga malam hari. Bahkan, beberapa tukang cukur memilih memperpanjang jam operasional mereka hingga larut malam untuk melayani tingginya permintaan.
Salah satu tukang cukur di kawasan kota Jember, Budi (40), mengaku kebanjiran pelanggan sejak H-5 Lebaran. “Kalau hari biasa paling 10 orang, sekarang bisa sampai 35 orang sehari. Kadang harus nolak karena sudah terlalu penuh,” ujarnya.
Fenomena ini juga terlihat di daerah pinggiran seperti Mangli, Jubung, hingga Balung. Banyak warga memilih mencukur rambut lebih awal untuk menghindari antrean panjang di hari-hari terakhir menjelang Lebaran.
Para pelanggan pun tetap antusias meski harus menunggu cukup lama. Mereka ingin tampil lebih rapi saat bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat di hari raya. Bagi para tukang cukur, momen ini menjadi salah satu kesempatan terbaik untuk meningkatkan pendapatan tahunan mereka.
Editor : Harry Erje