HALO JEMBER – Siapa sangka gantungan handphone yang sempat populer pada era 2000-an kini kembali naik daun.
Aksesori mungil berbentuk boneka, manik-manik warna-warni, karakter kartun hingga rajutan tangan yang dulu menghiasi ponsel lipat, kini kembali diburu generasi muda. Tak hanya menjadi pelengkap gaya, tren ini bahkan membuka peluang bisnis baru yang menjanjikan bagi pelaku usaha kreatif.
Kebangkitan gantungan handphone terlihat jelas di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram.
Beragam desain bermunculan dengan sentuhan yang lebih modern dan personal. Mulai dari beaded phone charm, gantungan akrilik, rajutan tangan, hingga aksesori yang bisa dikustom sesuai nama pemiliknya.
Produk-produk tersebut ramai dipamerkan melalui konten unboxing maupun video proses pembuatannya yang menarik perhatian warganet.
Fenomena ini tidak lepas dari tren nostalgia yang sedang digandrungi Generasi Z dan milenial. Banyak anak muda mulai mencari kembali barang-barang yang pernah populer pada masa kecil mereka. Akibatnya, produk yang sempat dianggap ketinggalan zaman justru kembali memiliki daya tarik dan nilai jual tinggi di pasaran.
Sejumlah laporan tren konsumen menunjukkan bahwa produk bernuansa nostalgia menjadi salah satu kategori yang mengalami peningkatan minat dalam beberapa tahun terakhir.
Konsumen kini tidak hanya membeli barang berdasarkan fungsi, tetapi juga karena adanya ikatan emosional dan kenangan yang melekat pada produk tersebut.
Hal inilah yang membuat aksesori sederhana seperti gantungan handphone kembali diminati.
Bagi pelaku UMKM dan industri kreatif, tren ini menjadi peluang yang sulit diabaikan. Dengan modal produksi yang relatif kecil, banyak pengusaha rumahan mulai memproduksi gantungan handphone secara mandiri.
Bahan yang digunakan pun cukup sederhana, mulai dari manik-manik, resin, tali, hingga benang rajut. Nilai jual kemudian ditingkatkan melalui desain unik serta layanan kustomisasi yang membuat setiap produk terasa lebih eksklusif.
Media sosial menjadi senjata utama pemasaran. Tak sedikit pelaku usaha yang berhasil meraup ribuan pesanan setelah produknya viral di platform digital.
Konten kreatif yang menampilkan proses pembuatan hingga hasil akhir produk terbukti efektif menarik minat konsumen, terutama kalangan muda yang menyukai barang personal dan estetik.
Pengamat industri kreatif menilai tren ini menjadi bukti bahwa peluang usaha tidak selalu lahir dari inovasi baru. Menghidupkan kembali produk lama dengan sentuhan kekinian justru sering kali mampu menciptakan pasar yang kuat.
Di tengah derasnya arus produk digital, gantungan handphone menawarkan sesuatu yang berbeda: sentuhan personal, nostalgia, dan identitas diri.
Meski tren selalu berubah, kebangkitan gantungan handphone menunjukkan bahwa barang yang pernah berjaya bisa kembali menemukan tempatnya di hati konsumen.
Bagi sebagian orang mungkin hanya aksesori kecil yang menghiasi ponsel. Namun bagi pelaku usaha kreatif, benda sederhana itu kini berubah menjadi peluang cuan yang menjanjikan. (mg1)
Penulis: Alifia Taufikurrohma Indah
Editor : Sidkin