Jangan Asal Masukkan ke Kulkas, Cara Menyimpan Sayur yang Tepat Bisa Membuatnya Tetap Segar Lebih Lama

Viona Rj • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 10:55 WIB
Ilustrasi sayuran dan buah-buahan yang berikan beberapa manfaat untuk diet ornish (Pinterest)
Ilustrasi sayuran dan buah-buahan (Pinterest)

 

HALOJEMBER -Sayuran merupakan bahan makanan yang hampir selalu tersedia di setiap rumah. Namun, tidak sedikit orang yang mengeluhkan sayur cepat layu, berubah warna, bahkan membusuk hanya dalam beberapa hari setelah dibeli.

Kondisi tersebut sering kali bukan disebabkan oleh kualitas sayuran, melainkan karena cara penyimpanannya yang kurang tepat.

Salah satu kesalahan yang masih sering dilakukan adalah langsung mencuci seluruh sayuran sebelum dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Padahal, kelembapan yang berlebih dapat mempercepat pertumbuhan jamur dan bakteri sehingga sayuran lebih cepat rusak.

Untuk menjaga kesegarannya, sayuran sebaiknya disimpan dalam kondisi kering dan dicuci sesaat sebelum akan diolah.

Selain itu, penggunaan wadah penyimpanan juga perlu diperhatikan. Menyimpan sayuran di dalam wadah kedap udara atau kantong plastik berlubang dapat membantu menjaga kelembapan pada tingkat yang sesuai.

Beberapa jenis sayuran daun, seperti sawi, bayam, dan selada, juga dapat dibungkus menggunakan tisu dapur kering sebelum dimasukkan ke dalam wadah. Tisu tersebut membantu menyerap kelebihan air sehingga sayuran tetap segar lebih lama.

Pengaturan suhu lemari pendingin juga menjadi faktor penting. Sebagian besar sayuran akan bertahan lebih lama jika disimpan pada laci khusus sayuran dengan suhu yang stabil.

Hindari meletakkan sayuran terlalu dekat dengan buah-buahan yang menghasilkan gas etilen seperti pisang, apel, atau alpukat.

 

Editor : Viona Rj
sayuran life hack tips