HALOJEMBER – Drama The Trauma Code: Heroes on Call ramai menjadi perbincangan netizen. Sejak dirilis pada 24 Januari 2025 drama ini langsung hits dan meraih posisi tertinggi di Korea.
Alur cerita yang menarik tentang dunia medis yang dipadukan dnegan adegan aksi menegangkan membuat popularitasnya semakin meningkat hingga meraih penonton internasional.
Melansir dari instagram Coppamagz sutradara Lee Doyoon mengungkapkan series ini memang sengaja tidak ditambahkan bumbu romance seperti kebanyakan drama Korea bertema medis lainnya.
“Ini bukan karena aku tidak menyukai genre itu, poin utama ‘The Trauma Code: Heroes on Call’ adalah kisah orang-orang yang menyelamatkan nyawa orang. Mereka kerja di Trauma Center dan tidak bisa keluar dari rumah sakit,” ujarnya saat wawancara untuk promosi drama The Trauma Code: Heroes on Call.
Menurutnya kurang pas jika ia menambahkan unsur romance ditengah situasi berat dan mendesak. Namun pihaknya menambahkan unsur lain yang mampu meringankan alur cerita yang berat.
“Rasanya kurang pas ika barusan mereka berusaha menyelamatkan nyawa sampai bertengkar, lalu tak lama kemudian saling menyatakan cinta, tapi bukan berarti drama – drama yang sudah ada itu jelek, hanya saja kami menunjukan bahwa ada fokus lain di drama ini,” jelasnya
“Baek Kanghyuk orangnya agak tidak manusiaswi, orang-orang di sekitarnya juga agak tidak waras. Mereka adalah orang yang sangat bertanggung jawab terhadap pekerjaan, jadi tidak ada waktu untuk memerhatikan hal lain.
Jika nanti ada kesempatan untuk membuat cerita spin offnya mungkin bumbu romance bisa dimasukkan. Tapi untuk memasukkan itu di series hanya 8 episode, sangat tidak mudah,” pungkasnya.
Editor : Halo Jember