JEMBER, Halo Jember – Perkembangan industri film animasi Indonesia belakangan ini makin bersinar. Ini menunjukkan film animasi juga memiliki tempat di hati para pencinta film Indonesia, khususnya animasi.
Kehadiran Jumbo (2025) saat Lebaran tahun ini di bioskop pun meledak. Penontonnya membludak, bahkan jumlah penontonnya terus meningkat seiring waktu.
Nah, selain Jumbo, ada juga beberapa film animasi Indonesia yang cocok ditonton bersama keluarga.
Berikut ini 5 rekomendasi film animasi Indonesia yang patut ditonton saat liburan.
Jumbo (2025)
Film petualangan bergenre fantasi animasi Indonesia tahun 2025 ini disutradarai oleh Ryan Adriandhy. Tayang saat libur Lebaran, film ini langsung jadi incaran banyak orang.
Penontonnya tak hanya anak-anak, bahkan remaja hingga orang tua pun berboncong-bondong menontonnya di layar lebar.
Saking menarik perhatian, dalam waktu hanya 13 hari, udah lebih dari 3 juta penonton yang datang ke bioskop buat nonton perjuangan Don, bocah yang dirundung namun penuh dengan mimpi.
Film ini memiliki original soundtrack yang terngiang-ngiang dan banyak dinyanyikan, yaitu Selalu Ada di Nadimu yang dinyanyikan BCL.
Dengan alur cerita yang menyentuh dan visual yang memukau, Jumbo mendapat apresiasi dari banyak pihak dan dinilai sebagai pencapaian baru bagi dunia animasi lokal.
Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir (2017)
Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir (2017)
Film ini menampilkan karakter Si Juki yang sudah populer di kalangan remaja melalui media sosial dan komik digital.
Disutradarai oleh Faza Meonk, film ini berhasil menggabungkan unsur komedi khas Indonesia dengan pesan moral yang kuat.
Bahkan, sekuelnya yang berjudul Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet dirilis pada 2024 dan mendapat sambutan hangat dari penonton
Nussa (2021)
Film animasi komedi keluarga Indonesia ini diproduksi oleh the Little Giantz dan Visinema Pictures. Film ini dirilis pada 14 Oktober 2021.
Film ini diadaptasi dari serial animasi pendek di YouTube yang juga berhasil menghipnotis penonton lewat kualitas animasi yang tak kalah dari produksi luar negeri.
Film ini bercerita tentang seorang anak bernama Nussa yang menghadapi berbagai tantangan kehidupan dibalut dengan nilai-nilai keislaman dan kekeluargaan.
Film Nussa berhasil memenangkan penghargaan di Festival Film Indonesia sebagai Film Animasi Panjang Terbaik.
Battle of Surabaya (2015)
Battle of Surabaya adalah film animasi 2D, drama, aksi dan sejarah Indonesia produksi MSV Pictures.
Ini merupakan karya perdana sutradara muda Aryanto Yuniawan yang dirilis pada 20 Agustus 2015.
Film ini mengangkat kisah seorang remaja bernama Musa yang terlibat dalam pertempuran mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Meski menampilkan tokoh dan cerita fiktif, film ini berlatar belakang sejarah perjuangan bangsa Indonesia pada saat perang di Surabaya tahun 1945.
Dengan animasi bergaya Jepang dan narasi emosional, film ini berhasil meraih berbagai penghargaan internasional seperti Best Animation di Milan International Film Festival.
Titus: Mystery of the Enygma (2020)
Bagi pecinta cerita petualangan, film Titus: Mystery of the Enygma (2020) dapat menjadi pilihan.
Mengangkat karakter detektif tikus bernama Titus, film ini diproduksi oleh MNC Animation dan menyuguhkan cerita penuh teka-teki, humor, dan aksi yang menghibur seluruh anggota keluarga.
Dengan desain karakter yang unik dan kualitas gambar yang jernih, film yang dirilis pada 9 Januari 2020 ini menjadi bukti bahwa industri animasi Indonesia mampu bersaing secara visual dan naratif.
Baca Juga: Ciri-Ciri Bulu Perindu Palsu, Cek Dulu Sebelum Ketipu
Knight Kris (2017)
Film animasi Knight Kris juga menawarkan pengalaman seru dengan mengisahkan petualangan Bayu, anak kecil yang menemukan keris ajaib yang menghidupkan patung penjaga.
Film yang diproduksi Viva Fantasia Animation ini menghadirkan unsur budaya Indonesia yang kental, terutama tentang mitologi dan peninggalan sejarah.
Knight Kris banyak dipuji karena berhasil memperkenalkan budaya lokal kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan.
Dari berbagai film animasi tersebut, terlihat bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam industri ini.
Tidak hanya menyajikan hiburan, film-film ini juga membawa pesan positif dan memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.
Dengan semakin banyaknya studio animasi lokal dan meningkatnya minat masyarakat, masa depan film animasi Indonesia cukup menjanjikan.
Yuk, dukung terus animator dan film animasi lokal Indonesia! *
Penulis : MG25 Cintya Diyanti Utomo
Editor : Sidkin