HALO JEMBER - Bidaah, serial drama asal negeri jiran Malaysia, tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Bahkan netijen juga memunculkan bidaah season 2.
Sejak penayangan perdananya pada 6 Maret 2025, serial ini telah sukses meraih lebih dari 1 miliar penayangan di Viu Malaysia dan Indonesia.
Prestasi ini menjadikannya salah satu drama paling fenomenal di kawasan Asia Tenggara tahun ini.
Serial yang terdiri dari 15 episode ini mengangkat isu sosial dan keagamaan yang kontroversial, namun dikemas dalam alur cerita yang kuat, emosional, dan penuh ketegangan.
Dibintangi oleh aktor kenamaan Malaysia Faizal Hussein, Fattah Amin, dan Riena Diana, Bidaah menyuguhkan kisah seorang gadis bernama Baiduri yang dipaksa masuk ke dalam sebuah sekte keagamaan sesat bernama Jihad Ummah.
Sekte tersebut dipimpin oleh tokoh karismatik namun manipulatif, Walid Muhammad, yang kerap menyelewengkan ajaran agama demi kepentingan pribadi.
Dalam episode terakhir yang tayang pada 5 April 2025, penonton dibuat tegang ketika Baiduri dan Hambali mencoba melarikan diri, namun usaha mereka digagalkan.
Saat nyawa Hambali hampir melayang di tangan Walid, polisi tiba dan melakukan penggerebekan. Operasi tersebut akhirnya menyelamatkan Baiduri dan membongkar semua kejahatan dalam sekte Jihad Ummah.
Meski telah tamat dengan akhir yang menggugah, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari rumah produksi maupun kreator mengenai kelanjutan serial ini ke season 2. Kendati demikian, harapan akan adanya kelanjutan cerita semakin menguat setelah kreator serial, Erma Fatima, membagikan unggahan berupa poster bertuliskan Bidaah 2 di akun Instagram pribadinya.
Ia bahkan menuliskan caption provokatif:
“Saja tanya. Nak ke tak Bidaah 2 ni? Kalau nak, komen Bidaah 2.”
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar netizen yang antusias mendukung adanya musim lanjutan.
Baca Juga: Di Banyuwangi Ada Negeri Dongeng, Ini Dia Tempatnya!
Banyak yang menilai bahwa masih banyak ruang cerita yang bisa digali, termasuk kemungkinan kebangkitan sisa jaringan sekte, dampak trauma psikologis Baiduri, serta peran Hambali dalam membongkar organisasi sesat tersebut secara lebih luas.
Tak hanya sukses di dunia maya, Bidaah juga dijadwalkan untuk tayang di Trans TV pada Juni 2025, sebagai bentuk distribusi lebih luas untuk penonton Indonesia.
Langkah ini dinilai sebagai strategi memperkuat eksistensi serial sekaligus memperbesar peluang hadirnya musim kedua.
Keberhasilan Bidaah sebagai serial viral dengan penonton miliaran tentu menjadi sinyal kuat bagi produser dan platform Viu untuk mempertimbangkan lanjutan cerita.
Walaupun belum ada kepastian, berbagai petunjuk yang beredar di media sosial memberi harapan bahwa Bidaah Season 2 bukan sekadar wacana.
Sambil menanti kepastian kelanjutan serial ini, seluruh episode Bidaah dapat disaksikan secara eksklusif di platform Viu, lengkap dengan subtitle Bahasa Indonesia.
Bagi yang belum menonton, inilah saat yang tepat untuk mengikuti kisah dramatis Baiduri dari awal.
Baca Juga: Rahasia Pelet dan Susuk: Daya Pikat Mistis yang Masih Melekat di Tanah Jawa
Editor : Dwi Siswanto