Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Walid Jilid 2 Hadir di Indonesia, Simak Penjelasannya Film Khurafat Walid

Dwi Siswanto • Selasa, 3 Juni 2025 | 23:09 WIB
Walid tokoh utama dalam film Bidaah.
Walid tokoh utama dalam film Bidaah.

HALO JEMBER - Walid menjadi tokoh utama dalam film Bidaah. Film asal negeri jiran Malaysia itu cukup menyita perhatian masyarakat Indonesia. 

Orang Indonesia menyebut film tersebut dengan sebutan film walid juga cukup viral. Berkat potongan video pendek, alhasil film nuansa sinetron religi itu banyak ditonton warga +62

Berkat viral dan banyak ditonton masyarakat Indonesia, mendorong rumah produksi Dee Company untuk mengadaptasinya ke layar lebar.

“Kami melihat antusiasme luar biasa dari publik terhadap Bidaah, terutama dari kalangan anak muda dan penikmat cerita thriller keagamaan. Khurafat Walid akan kami kemas secara kontekstual, menyesuaikan dengan realitas sosial di Indonesia,” ujar Dheeraj Kalwani, produser Dee Company, dalam konferensi pers di Jakarta. 

Film adaptasi tersebut akan berjudul Khurafat Walid dan saat ini tengah memasuki tahap praproduksi.

Dalam versi film ini, tokoh Walid akan tetap menjadi pusat cerita seorang pemimpin sekte keagamaan dengan wajah karismatik namun menyimpan agenda gelap. 

Belum diumumkan siapa aktor Indonesia yang akan memerankan sosok Walid, namun sejumlah nama besar disebut sedang dalam tahap seleksi.

Serial Bidaah, yang sempat viral di platform Viu dan kini tayang di Trans TV, dikenal karena mengangkat tema sensitif tentang penyimpangan ajaran agama dan manipulasi spiritual oleh tokoh sekte karismatik.

Cerita tersebut akan diolah ulang dalam konteks Indonesia melalui film Khurafat Walid, yang akan disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan diproduseri langsung oleh Dee Company.

Kreator asli Bidaah, Erma Fatima, dikabarkan ikut terlibat dalam proses adaptasi ini sebagai konsultan cerita.

Ia menyatakan dukungannya terhadap proyek film ini dan berharap pesan moral dari kisah tersebut tetap terjaga meskipun dipindahkan ke budaya dan latar yang berbeda.

Baca Juga: Mitos Bulu Perindu, Pelet Ampuh Memikat Hati Seseorang

“Ini cerita yang melampaui batas negara. Sekte dan ajaran sesat adalah masalah universal. Saya senang cerita ini bisa hidup dalam versi Indonesia,” ungkap Erma melalui video call dari Kuala Lumpur.

Khurafat Walid dijadwalkan mulai syuting pada Agustus 2025 dengan target penayangan di bioskop awal 2026. 

Lokasi syuting direncanakan berada di beberapa wilayah di Jawa Barat dan Banten, yang dinilai cocok merepresentasikan nuansa komunitas tertutup seperti dalam serial aslinya.

Film ini diprediksi menjadi salah satu produksi Indonesia yang paling dinanti, terutama karena membawa genre religi-thriller yang jarang dieksplorasi secara serius dalam perfilman nasional. Baca Juga: Gresik Bersiap Gelar Haul ke-70 Habib Abu Bakar Assegaf, Ulama Karismatik Pemersatu Umat yang Juga Guru Habib Sholeh Tanggul

Editor : Dwi Siswanto
#Khurafat Walid #WALID #warga +62 #Film Bidaah #Walid Jilid 2 #Film Khurafat Walid