Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Alasan Trans TV Menyiarkan Sinetron Bidaah dengan Tokoh Utama Walid, Simak juga Jadwal Penanyangan Walid di Trans TV

Dwi Siswanto • Selasa, 3 Juni 2025 | 23:21 WIB
Walid tokoh utama dalam film Bidaah.
Walid tokoh utama dalam film Bidaah.

HALO JEMBER - Walid menjadi tokoh utama dalam serial drama Bidaah. Saking viralnya sinetron tersebut, banyak yang membuat parodi tentang Walid. Seperti parodi ' Nak Dewi Boleh '

sinetron asal negeri Jiran Malaysia yang sebelumnya tayang di VIU tersebut, rupanya membuat stasiun televisi Indonesia meliriknya. 

Ya sejak Senin, 2 Juni 2025 Trans TV resmi menyiarkan Bidaah. Tentu saja dengan tokoh utamanya Walid.

Jadwal Bidaah di Trans TV :
  • Judul: Bidaah
  • Stasiun TV: Trans TV
  • Jadwal Tayang: Senin hingga Jumat
  • Waktu Tayang: Pukul 20.00 WIB
  • Mulai Tayang: 2 Juni 2025
  • Jumlah Episode: 15 episode
  • Durasi Episode: 30 menit 

Baca Juga: Walid Jilid 2 Hadir di Indonesia, Simak Penjelasannya Film Khurafat Walid

Sebelumnya, Bidaah lebih dulu mencuri perhatian publik saat tayang di platform streaming Viu pada akhir 2024. 

Serial ini menjadi viral di media sosial karena mengangkat isu sensitif tentang praktik sekte menyimpang dan manipulasi agama dengan pendekatan sinematik yang tajam dan emosional.

Kehadiran Bidaah di televisi nasional mendapat sambutan positif dari warganet. 

Di media sosial, tagar #WALID dan # BidaahTransTV sempat menjadi trending topik sejak penayangan episode perdana. 

Banyak penonton yang menyebut serial ini sebagai salah satu drama religi paling berani dan menggugah.

“Kisahnya sangat relate dengan fenomena yang pernah terjadi di beberapa tempat.

Akting Faizal Hussein sebagai Walid benar-benar mengerikan, tapi luar biasa,” tulis akun @nadiaramadhan di platform X.

Selain penayangan di televisi, Bidaah juga tengah dalam proses adaptasi ke film layar lebar berjudul Khurafat Walid oleh rumah produksi Indonesia, Dee Company. Baca Juga: Walid Jilid 2 Hadir di Indonesia, Simak Penjelasannya Film Khurafat Walid

Proyek ini akan melibatkan kolaborasi dengan kreator asli serial, Erma Fatima.

Pakar media dan budaya populer dari Universitas Indonesia, Dwi Astari, mengingatkan agar tayangan seperti Bidaah tetap disikapi dengan bijak.

“Serial ini membuka ruang diskusi penting tentang penyimpangan ajaran agama. Namun penonton tetap harus bisa membedakan antara fiksi dan realita,” ujarnya.

Dengan visual yang kuat dan isu yang relevan, Bidaah diprediksi akan menjadi salah satu serial televisi paling berpengaruh di tahun 2025.

Dibintangi oleh Riena Diana, Fattah Amin, dan Faizal Hussein, Bidaah mengisahkan seorang gadis muda bernama Baiduri yang dipaksa ibunya bergabung dengan sekte keagamaan bernama Jihad Ummah

Sekte tersebut dipimpin oleh Walid Muhammad Mahdi Ilman, tokoh karismatik yang menyebarkan ajaran sesat dan melakukan pengendalian terhadap para pengikutnya melalui kekerasan dan pemutarbalikan nilai agama.

“Kehadiran Bidaah di Trans TV merupakan upaya kami memperluas akses penonton terhadap tayangan berkualitas yang juga mengandung pesan moral kuat,” kata Rina Wahyuni, perwakilan Humas Trans TV, saat konferensi pers di Jakarta.

Serial ini terdiri dari 15 episode dengan durasi 30 menit per episode.

Selain menampilkan drama yang intens, Bidaah juga menyisipkan kritik sosial terhadap praktik keagamaan yang menyimpang dari nilai kemanusiaan dan rasionalitas.

Editor : Dwi Siswanto
#nak dewi boleh #WALID #Jadwal Bidaah di Trans TV #Bidaah #BidaahTransTV