Halo Jember - Drama Korea terbaru S Line resmi dirilis oleh Wavve pada 11 Juli 2025.
Drakor ini pun langsung menarik perhatian pencinta drakor dan akhirnya menjadi viral.
Ini dikarenakan cerita S Line yang unik dan cukup kontroversial bagi sebagian orang.
Akan tetapi, visualnya memukau, serta jajaran pemeran yang tampil luar biasa, termasuk Lee Soo Hyuk, Lee Da Hee, Arin, dan Lee Eun Saem.
Diadaptasi dari webtoon berjudul sama karya Ggomabi, yang sebelumnya dikenal lewat A Killer Paradox, S Line mengusung premis nyentrik.
Yakni soal fenomena garis merah misterius yang muncul di atas kepala orang-orang dan menghubungkan mereka yang pernah berhubungan seksual.
Garis merah ini, yang disebut S Line, bukan hanya memicu kehebohan sosial karena membuka aib pribadi.
Akan tetapi juga menjadi pintu masuk ke dalam rangkaian misteri pembunuhan berantai yang penuh teka-teki.
Cerita berpusat pada Han Ji Wook (Lee Soo Hyuk), seorang detektif yang mencoba mengungkap rahasia di balik S Line.
Dia dibantu Hyun Heup (Arin), siswi SMA yang bisa melihat garis itu sejak lahir, dan Gyu Jin (Lee Da Hee), seorang guru yang ikut terseret dalam konflik pelik tersebut.
"S Line mengeksplorasi isu privasi, relasi personal, keintiman, hingga dampak sosial keterbukaan informasi, semuanya dibalut dalam narasi detektif yang menegangkan," tulis Wavve dalam rilisan resminya.
Serial ini merefleksikan kegelisahan era digital. Yakni ketika batas antara kehidupan pribadi dan konsumsi publik menjadi semakin kabur.
Itu sejalan dengan peringatan sejumlah pakar seperti Shoshana Zuboff tentang ancaman kapitalisme pengawasan.
Salah satu karakter yang paling menarik perhatian adalah Hyun Heup, diperankan Arin dari Oh My Girl.
Diceritakan, dia hidup dalam keterasingan karena kemampuannya melihat S Line sejak kecil, membuatnya sulit percaya pada orang lain.
Dengan visual bergaya noir dan tensi yang terus meningkat, S Line bukan hanya tontonan misteri biasa, tapi juga komentar sosial yang tajam tentang dunia modern yang terus dikupas oleh teknologi dan keingintahuan manusia.*
Editor : Sidkin