Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Sisi Lain Lakan di Anime The Apothecary Diaries: Mengapa Kebencian Maomao ke Ayahnya Ternyata Salah Paham buat kamu

Harry Erje • Selasa, 21 April 2026 | 23:52 WIB
Cuplikan dalam anime The Apochatery Diaries
Cuplikan dalam anime The Apochatery Diaries

 

HALOJEMBER – Sejak kemunculan perdananya di musim pertama, sosok Lakan dalam anime The Apothecary Diaries kerap memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar setia. Bagi kamu yang mengikuti petualangan Maomao, tentu tidak asing dengan tatapan sinis dan rasa jijik yang selalu diperlihatkan sang apoteker muda setiap kali bertemu ayah kandungnya tersebut. Ketegangan ini semakin diperkuat oleh sudut pandang Master Jinshi yang menganggap Lakan sebagai ahli taktik militer yang berbahaya sekaligus sangat menjengkelkan secara organik. Namun, jika kamu melihat lebih dalam melalui adaptasi novel ringan karya Natsu Hyuga, terungkap bahwa karakter ini sebenarnya jauh lebih kompleks dan tragis daripada kesan menyeramkan yang ditampilkan di layar kaca selama ini.

Akar kebencian yang mendalam dalam hubungan ayah dan anak ini sebenarnya bermula dari tragedi masa lalu yang melibatkan ibu kandung Maomao, Fengxian. Akibat perintah dari keluarga besarnya, Lakan terpaksa pergi selama tiga tahun tanpa mengetahui bahwa wanita yang dicintainya itu tengah mengandung buah hati mereka. Ketidakhadiran Lakan di masa-masa kritis tersebut membuat Fengxian merasa ditinggalkan dan jatuh ke dalam jurang kegilaan akibat penyakit yang dideritanya. Meskipun Lakan berusaha kembali dan menebus kesalahannya, nasib buruk justru membuatnya terlihat seperti monster menakutkan di mata Maomao kecil saat pertemuan pertama mereka yang penuh darah. Bagi kamu yang memahami sejarah kelam ini, sangat jelas bahwa rangkaian kesalahpahaman inilah yang membentuk benteng pertahanan Maomao yang begitu keras terhadap upaya pendekatan sang ayah.

Selain faktor sejarah keluarga, kepribadian Lakan yang eksentrik dan terkesan dingin sebenarnya dipicu oleh gangguan kognitif langka yang disebut prosopagnosia atau buta wajah. Kondisi medis ini membuat Lakan tidak mampu mengenali wajah orang lain, kecuali beberapa sosok terpenting dalam hidupnya seperti Fengxian, Maomao, dan pamannya, Luomen. Akibat ketidakmampuan ini, interaksi sosialnya sering kali dianggap kasar dan tidak peduli oleh lingkungan sekitar, termasuk oleh Jinshi yang selalu waspada terhadap kehadirannya. Kamu bisa melihat betapa menyakitkan bagi seseorang yang hanya bisa mengenali sedikit wajah di dunia ini, namun justru orang-orang tersebut malah menjauh dan membencinya karena kegagalan komunikasi yang terus terjadi secara berkelanjutan di sepanjang serial.

Meskipun Maomao memiliki hak penuh untuk merasa sakit hati karena merasa ditinggalkan, perlahan kebenaran mulai terungkap saat Lakan akhirnya berhasil menebus Fengxian dan menikahinya secara resmi. Perjuangan Lakan untuk memenangkan hati putrinya, meski dilakukan dengan cara yang agresif dan sering kali salah dipahami, menunjukkan bahwa ia hanyalah seorang pria kesepian yang tidak tahu cara bersosialisasi dengan benar. Di usia Maomao yang baru menginjak 17 tahun, dendam masa kecil memang masih terasa sangat kental, namun harapan bagi kamu para penonton tetap terbuka lebar untuk melihat rekonsiliasi yang lebih baik di musim-musim mendatang. Dengan tetap mengikuti berita anime terbaru di portal Halo Jember, kamu akan terus mendapatkan wawasan mendalam mengenai dinamika karakter yang mampu menumbuhkan pemahaman baru terhadap setiap konflik emosional yang disajikan secara organik.

Editor : Harry Erje
#the apothecary diaries #maomao #spoiler anime #anime #karakter