Sinopsis Resident Evil (2026): Malam Panjang Kurir Medis di Raccoon City

Viona Rj • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 16:56 WIB
Cuplikan film Resident Evil (2026). (INSTAGRAM @RESIDENTEVIL)
Cuplikan film Resident Evil (2026). (INSTAGRAM @RESIDENTEVIL)

 

HALO JEMBER – Siap deg-degan sepanjang durasi! Film horor legendaris kembali hadir lewat reboot terbaru Resident Evil (2026) garapan sutradara Zach Cregger. Kali ini, penonton diajak merasakan sensasi survival horror murni dari sudut pandang orang biasa dan tidak memiliki keahlian bertarung.

Sinopsis

Kisah berfokus pada Bryan (Austin Abrams), seorang kurir medis biasa tanpa latar belakang militer, bukan agen rahasia, serta tidak memiliki keahlian menembak atau persiapan tempur sama sekali.

Perjalanannya bermula saat ia mendapat tugas mengantar paket medis penting ke Raccoon City General Hospital.

Bryan mengira, paket tersebut hanya berisi organ biasa, padahal isinya lebih krusial dari dugaan siapa pun. 

Nahas, Bryan tiba di waktu dan tempat yang salah. 

Jadwal pengantarannya bertepatan persis dengan momen bocornya virus mematikan milik Umbrella Corporation di tengah kekacauan era Resident Evil 2. 

Raccoon City mendadak berubah jadi neraka terisolasi yang penuh mayat hidup dan monster mutasi genetik.

Alur film bergulir penuh hanya dalam kurun waktu satu malam dari awal sampai akhir. 

Dengan resource atau perbekalan yang sangat terbatas, Bryan harus berjuang ekstra menembus kegelapan kota.

Keterbatasan kemampuan membuat sang kurir medis bertindak kepanikan, memanfaatkan sumber daya seadanya.

Uniknya, peralatan dalam film diambil langsung dari elemen asli gamenya, seperti green herbs, healing spray, typewriter, padlock, hingga persenjataan bertahap dari pistol, shotgun, sampai machine gun yang Bryan temukan secara tidak sengaja. 

Bryan harus memutar otak demi bertahan hidup sampai fajar tiba di tengah teror yang tak henti mengintainya.

Ulasan

Ulasan ini datang dari salah satu reviewer di platform Tiktok, ia mengatakan bahwa daya tarik utama film ini terletak pada pengalaman menonton yang serasa memainkan game secara langsung. 

Sutradara Zach Cregger memasukkan elemen gameplay ikonik tersebut serta sudut pandang first-person (POV) di beberapa adegan saat Bryan memegang senjata.

Penonton bisa merasakan langsung sisa peluru dan parahnya kondisi fisik karakter. 

Kepolosan Bryan yang tidak paham cara bertarung justru melahirkan komedi di tengah jumpscare tak terduga. 

Konsep cerita satu malam ini membuat alur film berjalan cepat, padat, dan menghadirkan ketegangan hingga akhir.  (MG/SRR)

 

Editor : Viona Rj
RESIDENT EVIL RACCOON CITY Movie