Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Kenapa Irama Patrol Bondowoso Bikin Badan Ikut Bergoyang? Ternyata Ini Alasannya

Sidkin • Minggu, 12 Juli 2026 | 15:22 WIB
WARISAN BUDAYA: Patrol menjadi kesenian tradisional yang sudah mengakar sejak ratusan tahun silam di Bondowoso. (ILHAM WAHYUDI/HALOJEMBER)
WARISAN BUDAYA: Patrol menjadi kesenian tradisional yang sudah mengakar sejak ratusan tahun silam di Bondowoso. (ILHAM WAHYUDI/HALOJEMBER)

BONDOWOSO, Halojember – Pernah mendengar musik Patrol secara langsung? Banyak orang mengaku sulit diam ketika dentuman gendang dan lengking terompet mulai dimainkan. Tanpa disadari, kaki ikut menghentak, kepala mengangguk, bahkan badan bergerak mengikuti irama.

Sensasi itulah yang masih dirasakan banyak warga Bondowoso hingga sekarang. Kesenian tradisional yang sudah diwariskan turun-temurun tersebut memiliki karakter musik yang khas dan mampu membangun suasana kebersamaan.

Muarif, warga Kecamatan Jambesari Darus Sholah, mengaku selalu terbawa suasana setiap mendengar Patrol dimainkan. Menurutnya, irama yang dihasilkan mampu membangkitkan semangat sekaligus menghadirkan kenangan masa kecil.

"Dengarnya saja sudah bikin semangat. Tidak terasa badan ikut goyang sendiri," katanya sambil tersenyum.

Baca Juga: Patrol Bondowoso, Kesenian Tradisional yang Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi, Simak Sejarah dan Maknanya

Baginya, alunan Patrol juga membangkitkan nostalgia saat kelompok Patrol berkeliling kampung membangunkan warga untuk makan sahur. Tradisi tersebut menjadi salah satu kenangan yang hingga kini masih melekat di ingatannya.

Fenomena itu ternyata juga dirasakan para pemain Patrol. Buhari (32), salah seorang pemain Patrol di Bondowoso, menilai komposisi ritme dalam kesenian tersebut memang memiliki karakter yang mudah diterima telinga.

Menurutnya, perpaduan bunyi gendang, terompet, dan kenong membentuk ritme yang seolah menyatu dengan detak tubuh manusia. Tak heran jika banyak orang spontan ikut menggerakkan badan saat mendengarnya.

"Maka wajar kalau siapa pun yang mendengar Patrol akan terbawa suasana," ujarnya.

Baca Juga: Bule Spanyol Tiba di Jember, Nikmati Musik Patrol di Johar Plaza hingga Berjoget Ria

Berbeda dengan pertunjukan tari yang memiliki gerakan baku, ekspresi penonton Patrol justru muncul secara alami.

Setiap orang bebas menikmati musik dengan caranya masing-masing. Inilah yang membuat Patrol bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga perekat kebersamaan masyarakat Bondowoso hingga sekarang. (ham)

Editor : Sidkin
#Patrol Bondowoso #budaya Bondowoso #kesenian tradisional #patrol #musik patrol