Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Suwar Suwir

CATAT Agenda Haul Gus Miek 2024, Kediri.

Dwi Siswanto • Kamis, 6 Juni 2024 | 02:06 WIB
Photo
Photo

HALO JEMBER – Haul Gus Miek ke 32 digelar pada Kamis 20 Juni 2024. Lokasi haul toko kharismatik dengan nama lengkap Hamim Tohari Djazuli digelar di kawasan Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur.

Acara yang digelar oleh Majelis Semaan Al-Quran dan Dzikrul Ghofilin, Moloekatan tersebut pada haul Gus Miek tahun 2024 ini tentu akan menyiapkan segala sesuatu untuk membuat jemaah lebih nyaman. Apalagi, para jemaah nanti diproyeksikan tidak hanya datang dari Kediri sekitarnya ataupun Jawa Timur saja. Sebab, dari pengalaman sebelumnya, jemaah datang dari berbagai daerah. Termasuk dari Jawa Tengah hingga Jawa Barat.

Pada haul Gus Miek ini, kelompok Moloekatan selalu mengajak masyarakat meneladani pesan Gus Miek. Yakni koreksi diri dan mawas diri untuk menghindari perbuatan melanggar hukum dan intoleran.

Siapkan Tenda Sepanjang 600 Meter

Antusiasnya warga untuk datang ke Haul Gus Miek, maka membuat panita menambah panjang tenda. Adip Patoni, Ketua Panitia Haul ke 32 Gus Miek saat memimpin marathon rapat panitia di Padepokan Birroel Walidayn Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung pada Jumat (17/5/2024), menyebut pada pelaksanaan Haul Gus Mie ke 31 tahun 2023 ada 45 ribu jemaah yang datang.

Sementara, pada tahun ini 2024, diprediksikan akan meningkat sekitar 60 ribu jamaah. Oleh karena itu, tambah Adip, panitia juga menyiapkan segala sesuatu. Agar pelaksana haul lancar, nyaman, dan aman. “Bismillahirrahmanirrahim kita akan sambut haul ini dengan jemaah lebih besar dari tahun,” tuturnya.

Maka itu, kata Adip, pihaknya akan menambah jumlah tenda sepanjang 600 meter membentang di Jalan Raya Ploso - Kediri. “Tahun lalu panjang tenda untuk Haul Gus Miek ada 450 meter, maka tahun ini kami tambah,” tutur Adip Patoni.

Dalam acara Haul ke 32 Gus Miek, diproyeksikan juga tidak jauh berbeda dengan haul-haul sebelumnya. Yaitu dimulai sejak subuh hingga malam hari.

Serangkaian acaranya itu dimulai khataman Al-Quran, membaca tahlil, hingga sholawatan. Para jemaah juga bisa berkunjung ke makam Gus Miek.

Lokasinya, sekitar 5 kilometer dari kawasan Ponpes Al-Falah Ploso. Tepatnya di Jalan Raya Tambak atau Jalan Makan Uliya. Juga satu arah dengan Balai Desa Ngadi.

Para jemaah yang memakai kendaraan besar seperti bus, juga tak perlu khawatir. Sebab, sebelum menuju Makam Gus Miek terdapat dua lokasi parkir.

 

Profil Singkat Gus Miek

Photo
Photo

Gus Miek memiliki nama lengkap Hamim Tohari Djazuli. Beliau merupakan pendiri Amalah Dzikir Jemaah Mujahadah Lailiyah, Dzikrul Ghofilin yang kini dikenal dengan Moloekatan.

Tokoh kharismatik tersebut lahir 17 Agustus 1940 dan wafat pada 5 Juni 1993.

Beliau adalah putra pasangan Kyai Haji Ahmad Djazuli Usman dan Nyai Rodliyah, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso.

Selain dikenal memiliki karomah wali, Gus Miek juga dikenal ulama yang kontroversial pada zamannya. Sebab, memilih metode dakwah yang cukup ekstrem.

Bila, sebagian besar ulama berdakwa di padepokan, ponpes. Namun, Gus Miek berdakwah ke tempat-tempat-tempat hiburan malam. Diskotik salah satunya.

Tempat hiburan malam yang lazim dengan minuman keras, wanita penghibur, dan hal-hal maksiat lainnya.

Gus Miek Wafat

Pada 5 Juni 1993 bertepatan dengan bulan dzulhijjah dalam kalender Hijriyah, Gus Miek mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Budi Mulya Surabaya. Beliau meninggalkan seorang istri dan lima orang anak.
 
Saat kabar kematian beliau tersebar, semua orang langsung berdatangan menuju kediaman beliau untuk ikut menyalatkan dan menguburkannya. Terlepas dari kontroversinya, ketika Gus Miek wafat banyak ulama mengakui kegigihan beliau dalam melakukan syiar Islam.
 
Editor : Dwi Siswanto
#gus miek #Haul Gus Miek 2024 #kediri #Ploso #jawa timur