HALO JEMBER – Gus Miek atau KH Hamim Djazuli adalah sosok Kyai yang cukup fenomenal di jamannya. Dia tidak hanya berdakwa di pesantren saja.
Justru, dia berdakwa di lingkungan orang tersesat. Prostitusi, tempat dugem, hingga diskotik.
Dibalik itu semua, ternyata sosok Gus Miek semasa hidupnya juga cukup akrab dengan Gus Dur atau KH. Abdurrahman Wahid. Bahkan, Mantan Presiden RI ke-4 tersebut menaruh rasa ta’dzim kepada sosok ulama kharismatik asal Ploso, Kediri ini.
Suatu ketika, Gus Dur duduk bersama dengan Gus Miek di sebuah langgar area makam auliya Tambak Ngadi, Kediri.
Dalam percakapan tersebut, tiba-tiba Gus Miek melontarkan kata-kata ke Gus Dur.
“Gus, sampean itu paku buminya NU. Kelak sepeninggal sampean, NU bakal kena fitnah.” Kata Gus Miek dengan ekspresi resahnya.
“Kenapa bisa begitu Gus, apakah sudah tidak ada lagi para masyayikh yang menjaga NU?” Tanya Gus Dur kepada Gus Miek.
"Bukan karena itu, tapi itu disebabkan dunia sudah ada di atas kepala warga NU dan banyak orang bodoh yang mencabik NU," jawab Gus Miek.
Kemudian Gus Miek dan Gus Dur berdoa dengan khusyu' sambil sesekali menahan tangis. Selesai berdo'a, wajah Gus Miek sumringah sambil mengatakan.
"Fitnah itu hanya seumur jagung," katanya.
Mendengar itu, Gus Dur tertawa lepas. Allah yarham keduanya.
Lahumal Fatihah.
Baca Juga: CATAT Agenda Haul Gus Miek 2024, Kediri.
Editor : Dwi Siswanto