HALO JEMBER – Gresik Berhias Iman, menjadi tagline Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Bagaimana tidak banyak makam ulama yang ada di Gresik, mulai Sunan Giri, hingga Habib Abu Bakar Gresik.
Walau begitu, juga ada tempat-tempat yang dianggap mistis. Salah satunya adalah Jembatan Sembayat.
Jembatan tersebut bukan karena dianggap horror atau sering muncul penampakan dan lainya. Melainkan, Jembatan Sembayat sering dipakai lokasi mengakhiri hidup atau burdir (bunuh diri).
Jembatan Sembayat menghubungkan antara wilayah Kecamatan Manyar dan Bungah, Gresik. Jembatan itu membelah Sungai Bengawan Solo.
Walau, jembatan ini ada pembaharuan atau pembangunan ulang. Sejatinya Jembatan Sembayat itu sudah ada sejak penjajahan Belanda.
Sejak pembuatan, jembatan itu penuh misteri. Saat ini banyak berkembang cerita-cerita mistis dari mulut ke mulut. Bahkan, awal pembuatannya pun juga memakan jiwa.
Saat pembuatan jembatan, sebagai Gubernur Hindia Belanda, Deandels meminta pimpinan daerah menyerahkan warganya dipekerjakan rodi. Pekerja paksa dari warga pribumi ini, dipekerjaan tidak manusiawi.
Saat membuat jembatan yang membutuhkan tiang penahan yang biasanya terbuat dari kayu. Justru digantikan oleh para pekerja. Puluhan pekerja itu menahan berat jembatan. Alhasil, pekerja yang dijadikan tiang penyangga itu tak kuat menahan berat dan menelan korban jiwa.
Cerita lainya dari Jembatan Sembayat dari mulut warga. Bila Bengawan Solo itu merupakan jalan ular besar dari Solo ke Gresik.
Yang lebih tragis lagi, banyak korban bunuh diri yang jasadnya hilang tidak bisa ditemukan di Jembatan Sembayat Gresik. Keyakinan lainnya, jasad-jasad orang bundir tersebut seringkali dimakan penghuni Jembatan Sembayat lainnya. Seperti seperti buaya, ular dan lain sebagainya.
"Kalau sudah jatuh, kecelakaan atau bunuh diri di Jembatan Sembayat sulit sekali ditemukan jasadnya," kata Muhadi, salah satu warga sekitar jembatan.
Tentang Jembatan Sembayat
Jembatan Sembayat merupakan satu di antara karya monumental Jenderal Deandels. Jembatan Sembayat Gresik dibuat 1808.
Saat itu, Jenderal Daendels memulai proyek preatisius jalan pantai utara di sepanjang Pulau Jawa.
Jembatan itu menghubungkan antara wilayah Kecamatan Manyar dan Bungah, Gresik. Dua dari 18 kecamatan di Gresik Utara itu dibelah Bengawan Solo, Gresik.
Muaranya di wilayah Ujungpangkah, Gresik. Panjang Jembatan Sembayat 350 meter. Jembatan itu sudah empat kali berubah posisi. Bahkan, sejak 2018 tidak lagi tunggal.
Namun, ditambah satu jembatan lagi. Arah Lamongan lewat sisi Timur. Sebaliknya arah Gresik melintasi jembatan sisi Barat.
Baca Juga: Gempa Bawean, Gresik 2024, Bangunkan Sesar Tua Picu Banjir Semarang
Editor : Dwi Siswanto