Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Melihat Program Makmur Petrokimia Gresik di Bondowoso

Dwi Siswanto • Jumat, 5 Juli 2024 | 01:42 WIB

 

BERKUMPUL: beberapa pejabat dari berbagai pihak melakukan panen tebu secara simbolis, Kamis  (4/7).
BERKUMPUL: beberapa pejabat dari berbagai pihak melakukan panen tebu secara simbolis, Kamis (4/7).

HALO JEMBER - Program Makmur yang digagas oleh Petrokimia Gresik ternyata memberikan dampak positif bagi petani tebu di Desa Mangli Wetan Kecamatan Tapen.

Produktivitas tanaman tebu milik beberapa petani itu berhasil meningkat. Peningkatan terlihat sejak tiga tahun terakhir dengan persentase peningkatan hasil panen yaitu 45 persen.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPC APTRI) PG Pradjekan Rolis Wikarsono mengatakan, program Makmur tersebut sudah terlaksana sejak tiga tahun terakhir. Hasilnya pun sudah dirasakan oleh para petani.

"Jadi bukan hanya di Desa Mangli saja, tapi sudah rata di seluruh kabupaten. Hampir semua kecamatan yang ada tebunya sudah tercover dengan program makmur, " ungkapnya.

Dia juga mengaku, salah satu manfaat program tersebut yaitu kerjasama dengan beberapa perusahaan diantaranya Petrokimia Gresik, Sinergi Gula Nusantara, dan beberapa perbankan. "Sehingga petani mendapatkan dana dari perbankan," terangnya.

Terpisah, Direktur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik, Robby Setiabudi Madjid menjelaskan, dengan adanya program makmur, pihaknya memberikan solusi atas permasalahan pertanian tebu.

Baca Juga: Lalat Benci Warna Kuning. Mitos apa Fakta, Sih?

"Sebetulnya program makmur ini, komoditasnya tidak hanya tebu, namun ada jenis komoditas lainnya, Bondowoso termasuk awal yang mengadopsi program makmur," ujarnya.

Petani Dikenalkan Peralatan Pertanian Berbasis Teknologi

 Petrokimia Gresik juga mengenalkan berbagai peralatan modern. Mulai dari alat kendaraan untuk panen cepat, hingga teknologi drone untuk memupuk bibit tebu. Hal itu diluncurkan untuk memudahkan petani dalam mengelola tebu miliknya.

Robby melanjutkan, alat pertanian berbasis teknologi itu juga bisa dirasakan oleh masyarakat. Dalam waktu dekat, pihaknya akan segera launching smart precision farming.

"Sebenarnya program ini juga dalam paket makmur, sehingga kalau permasalahannya karena modal insya allah di support oleh perbankan," pungkasnya. 

Baca Juga: Heboh Weton Tulang Wangi di Malam 1 Suro. Apa keistimewaannya?

Editor : Dwi Siswanto
#gresik #petrokimia #tebu