Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Minta IPG Jember Dibenahi, Rasio Penduduk Perempuan Semakin Tinggi

Halo Jember • Sabtu, 20 Juli 2024 | 00:25 WIB

 

RAPAT: Suasana paripurna di DPRD Jember beberapa waktu lalu. YULIO FA/RADAR JEMBER
RAPAT: Suasana paripurna di DPRD Jember beberapa waktu lalu. YULIO FA/RADAR JEMBER

HALOJEMBER.COM - Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kabupaten Jember dalam beberapa tahun terakhir mencatatkan angka yang kurang membahagiakan.

Bonus demografi di Jember memiliki kecenderungan jumlah perempuan yang semakin hari semakin mendominasi.

"Rasio jenis kelamin yang cenderung menurun memperlihatkan bahwa jumlah penduduk perempuan semakin tinggi melampaui jumlah laki-laki," kata Sunarsih Khoris, anggota DPRD Jember, yang sekaligus juru bicara Pansus 4 DPRD Jember, dalam kesempatan rapat paripurna, belum lama ini.

Khoris menukil data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan, capaian IPG Kabupaten Jember memang tercatat meningkat 0,49 poin dibandingkan dengan Tahun 2021 (84,82 tahun 2021 menjadi 85,31 tahun 2022).

Namun, lanjut dia, capaian itu masih dalam peringkat paling rendah yaitu peringkat 37 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

"Dari data ini akan diketahui bagaimana capaian indeks ketimpangan gender maupun indeks pembangunan Gender," imbuhnya.

Khoris mengungkapkan, proyeksi demografi sebagaimana tertuang dalam Perda RPJPD 2025-2045, disampaikan jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin memperlihatkan kecenderungan jumlah perempuan yang semakin mendominasi.

Menurutnya, hal ini berimplikasi bahwa dalam periode perencanaan, isu pemberdayaan perempuan menjadi sangat penting dalam rangka penciptaan kesetaraan gender dalam pembangunan.

"Mengacu proyeksi RPJPD ini, pertanyaannya kemudian kenapa tidak disampaikan data terpilah bagaimana data capaian kinerja pada dimensi pendidikan, dimensi kesehatan, dan juga dimensi tenaga kerja terutama pada perempuan?" tanyanya.

Dalam kesempatan yang sama saat itu, Bupati Jember Hendy Siswanto mengutarakan bahwa upaya pemerintah meningkatkan IPG itu salah satunya melalui sosialisasi dan bimbingan teknis yang melibatkan lembaga yang bergerak di kesetaraan gender.

"Hal ini dilakukan dengan meningkatkan peran perempuan di desa dan kelurahan, khususnya partisipasi ekonomi di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta peran pengambilan keputusan di setiap aktivitas kemasyarakatan," katanya.

Selain itu, Hendy juga mengungkapkan bahwa peran perempuan juga dilibatkan dalam perencanaan di desa melalui lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan, serta terlibat sebagai kader posyandu, kader tim pendamping keluarga dan peran lainnya di masyarakat.

Tak sampai di situ, lanjut Hendy, pemerintah daerah menurutnya telah menginisiasi dan menyusun draft Perda Pengarusutamaan Gender dan draft Perda Pembinaan Ketahanan Keluarga, yang hari sedang berproses.

"Misi ini (peningkatan IPG) dapat diwujudkan melalui arah pembangunan perwujudan kesetaraan gender yang mendukung keluarga berkualitas, dengan kebijakan transformasi penguatan pengarusutamaan gender dan inklusi sosial dalam pembangunan," jelasnya. (mau/fid)

Editor : Halo Jember
#penduduk #jember #IPG