Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Email DPR Diretas, Hacker Kirim Pesan Berisi Kritik dan Perlawanan, ‘Matinya Demokrasi di Indonesia’

Halo Jember • Jumat, 23 Agustus 2024 | 00:21 WIB

 

Email milik DPR diduga diretas dan mengirimkan pesan yang berisi perlawanan. Foto: Narasi
Email milik DPR diduga diretas dan mengirimkan pesan yang berisi perlawanan. Foto: Narasi

HALOJEMBER.COM - Email atau surat elektronik internal milik DPR RI dengan alamat dprnow@dpr.go.id diduga mengalami peretasan, pada Kamis (22/8).

Hal tersebut terjadi di tengah ramainya aksi ponalakan oleh massa terkait revisi Undang-Undang Pilkada.

Ribuan email yang berisikan pesan perlawanan tersebar secara serentak ke seluruh redaksi media nasional serta sejumlah orang yang melaporkan telah menerima email tersebut.

Pada email tersebut bertuliskan kritikan tajam terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada yang disepakati oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR.

Insiden ini ramai menjadi perbincangan karena pesan yang dikirimkan melaui surel milik DPR itu mewakili ketidakpuasan sebagian besar masyarakat terhadap keputusan DPR yang dianggap bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan 70/PUU-XXII/2024.

DPR diktritik lantaran mengabaikan putusan MK mengenai batasan usia minimal calon gubernur dan calon wakil gubernur. Serta, mengubah syarat ambang batas pencalonan Pilkada yang dianggap tidak adil.

Bahkan, pada email tersebut menyebutkan mengenai “matinya demokrasi di Indonesia.”

Sosok diduga peretas juga menyenggol seseorang yang merujuk pada Presiden Jokowi. Ia tak menyebut secara langsung nama Jokowi, tetapi menjulukinya dengan sebutan ‘mantan tukang kayu’.

Jokowi disebut berhasil membuat kacau negara melalui tindakan nepotisme yang dilakukannya.

“Siapa sangka seorang mantan tukang kayu dari kota kecil di Jawa bisa membangun lebih dari sekadar furnitur? Dia mengukir mahakarya NEPOTISME, sambil memakai topeng kepolosan dan wajah Innocent. Bravo! Tepuk tangan untuk mengubah demokrasi menjadi bisnis keluarga,” tulisnya.

Kemudian, pada paragraf berikutnya berisi ajakan kepada masyarakat Indonesia untuk bersatu melawan apa yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap demokrasi dan konstitusi.

Serta peretas juga mengancam akan membocorkan lebih banyak informasi sensitif apabila tuntutan yang diajukan tidak dipenuhi. Hal tersebut membuat situasi politik saat ini semakin menegangkan dan memanas.

Peretas meminta agar pesan tersebut disebarkan seluas-luasnya ke seluruh negeri. Baca Juga: Menantu Presiden Jokowi, Erina Gudono Disorot, Keluar Negeri dengan Jet Pribadi di Tengah Polemik RUU Pilkada

Dikutip dari laman resmi Jawa Pos pada Kamis (22/8), berikut isi surat elektronik yang dikirimkan oleh peretas:

DPR RI WAS HACKED.

PANJANG UMUR DEMOKRASI !

Siapa sangka seorang mantan tukang kayu dari kota kecil di Jawa bisa membangun lebih dari sekadar furnitur? Dia mengukir mahakarya NEPOTISME, sambil memakai topeng kepolosan dan wajah Innocent. Bravo! Tepuk tangan untuk mengubah demokrasi menjadi bisnis keluarga. Tapi tunggu dulu, rakyat tidak akan membeli apa yang dia jual.

Permainan sudah selesai, dan kami di sini untuk merebut kembali apa yang seharusnya milik kami. Kami memiliki SENJATA TERKUAT YANG BISA MENGHANCURKAN APA PUN, KEKUATAN RAKYAT. Biarkan mereka mendengar suara kita, Saudaraku, khususnya kamu, ya kamu, Generasi Penerus INDONESIA.

Biarkan mereka merasakan amarah "RAKYAT YANG TERTINDAS", di mana keadilan tak lebih dari selembar kanvas buta, Biarkan mereka merasakan panasnya "API SEMANGAT PEMUDA" di mana kita bisa tetap kuat bersama tak peduli seberapa besar ARMADA mereka. HARI INI KITA TURUN BERSAMA UNTUK MELAWAN KETIDAKADILAN "BERSATU KITA TEGUH, BERPECAH KITA RUNTUH, ATAU KITA AKAN KEHILANGAN NEGERI INI SELAMANYA!

Batalkan aturan DPR DAN HENTIKAN SEGALA KETERLIBATAN lebih lanjut untuk menghancurkan Konstitusi kita atau kami akan MEMBOCORKAN INFORMASI SENSITIF MILIK DPR RI KE SELURUH DUNIA MINGGU INI!

KAMI MENGIRIM EMAIL INI KE SELURUH NEGERI, JIKA KALIAN MENDAPATKANNYA, SEBARKAN SEBANYAK MUNGKIN, KITA PASTI BISA! SAATNYA RAKYAT BERGERAK, NEGARA KITA DALAM KEADAAN DARURAT. HANYA ADA 1 KATA, LAWAN ! NEGARA INI BUKAN MILIK 1 KELUARGA !

 Baca Juga: Ribuan Personel Polisi Dikerahkan untuk Amankan Demo di Gedung DPR RI Hari ini

#RakyatIndonesia

#KawalPutusanMK

#DaruratNasional

#PeringatanDarurat"

 

Penulis: Delia Enggar Sugiana

Editor : Halo Jember
#dpr #baleg dpr #putusan mk