Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Suwar Suwir

Anak dan Ibu Hamil Paling Rentan Terserang Virus Mpox

Halo Jember • Jumat, 6 September 2024 | 21:00 WIB
Ilustrasi cacar monyet. Foto: Pinterest
Ilustrasi cacar monyet. Foto: Pinterest

HALOJEMBER.COM - Sementara itu, cacar monyet atau monkeypox (Mpox) bisa menyerang siapa saja. Penyakit ini bisa menular melalui berbagai cara.

Mulai dari droplet hingga barang yang terkontaminasi. Anak-anak, ibu hamil, serta orang dengan imunitas rendah menjadi orang yang paling rentan terserang.

Dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika RSD dr Soebandi Jember, dr Michael Hostiadi, menjelaskan, Mpox merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus genus Orthopoxvirus yang masuk dalam keluarga Poxviridae.

BACA JUGA: Benarkah Virus Mpox Bisa Menular Lewat Udara? Ini Penjelasannya

Dia juga menyebut, Mpox dapat menyerang siapa saja. Namun, yang paling rentan terserang adalah anak-anak, ibu hamil, dan orang dengan defisiensi imun. Penyakit itu dapat ditularkan dengan berbagai cara.

Mulai dari droplet penderita, kontak erat dengan lesi kulit, benda yang terkontaminasi. Serta hubungan seksual, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis.

“Kalau pada ibu hamil itu bisa menyalurkan infeksinya melalui plasenta,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terkait gejala Mpox, dr Michael menjelaskan, secara klasik lesi pada penderita berkembang melalui tahapan stadium, kemudian menjadi lesi generalisata.

BACA JUGA: Kenali 2 Fase Gejala Mpox yang Perlu Diwaspadai

Secara umum, virus Mpox akan melewati masa inkubasi selama 7 hingga 21 hari, sejak pertama kali tertular hingga menimbulkan gejala.

Ketika muncul gejala, diklasifikasikan menjadi dua fase. Yakni fase prodromal dan fase manifestasi kulit. Dalam masa prodromal biasanya muncul gejala sistemik, seperti demam, lelah yang berlebih, hingga di beberapa bagian tubuh.

Pasca-fase tersebut, akan memasuki fase erupsi atau manifestasi kulit. Biasanya ditandai dengan perubahan warna kulit. Sebelum berubah menonjol, berisi nanah, serta krusta.

BACA JUGA: Viral! Mitos Mpox Disebabkan Vaksin COVID-19, Kemenkes Bantah Keras

“Khasnya Mpox itu biasanya dari wajah, kemudian menyebar ke arah tangan dan kaki,” katanya.

Hingga saat ini, menurutnya, belum ada pengobatan khusus penderita Mpox. Biasanya penanganannya hanya suportif, untuk mengobati gejala yang dirasakan oleh penderita.

Dia juga menyebut, saat ini vaksinasi cacar (smallpox) berpotensi memberikan perlindungan terhadap Mpox.

“Tapi ketersediaan secara global masih terbatas,” pungkasnya. (ham/c2/nur)

Editor : Halo Jember
#ibu hamil #jember #cacar monyet #MPO