"Dua poin penting kami soal infrastruktur itu, semuanya harus memberikan dampak pada perputaran ekonomi dan pengentasan kemiskinan."
MUHAMMAD FAWAIT
Bacabup Jember
HALOJEMBER.COM - Pembangunan infrastruktur menjadi fokus garapan di hampir setiap periode kepemimpinan, meski bentuknya berbeda-beda.
Infrastruktur dianggap menjadi komponen penting untuk membangun iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi yang riil.
Muhammad Fawait, bacabup Jember, menyebut, pada setiap periode infrastruktur memang disentuh.
Namun, efek yang dihasilkan sangat kecil untuk mengurai permasalahan daerah yang sebenarnya, yakni menumbuhkan perekonomian demi menekan angka kemiskinan.
Dia mencontohkan Bandara Notohadinegoro Jember. "Bandara kita punya, tapi mati. Ini menghambat, bagaimana mau berinvestasi ke Jember, mau kunjungan saja (via pesawat, Red) tidak bisa. Dan, matinya bandara ini juga mematikan pariwisata kita," ungkapnya, Rabu (4/9).
Gus Fawait juga mencontohkan kemacetan jalan Rambipuji–Mangli pada waktu tertentu.
Menurutnya, kondisi itu disebabkan rasio penambahan kendaraan lebih besar ketimbang rasio penambahan luas jalan setiap tahunnya.
Solusi untuk mengurainya, Fawait menawarkan tiga opsi. Membangun flyover, atau underpass, atau ringroad.
"Kami melihat infrastruktur darat ini bukan cuma mengaspal jalan yang sebenarnya kades saja lebih pinter daripada kita. Tetapi, kalau kita mau investasi riil itu tumbuh, pariwisata hidup, tidak boleh macet. Kalau macet, cost produksi membengkak, orang jadi malas ke Jember, dan jelas berefek ke perekonomian kita," paparnya. (mau/c2/nur)
Editor : Halo Jember