HALO JEMBER, Radar Jember - Berbagai hal akan menjadi atensi calon wakil bupati (cawabup) Jember nomor 1, MB Firjaun Barlaman, jika diamanahi kembali memimpin Jember periode 2024-2025.
Salah satunya yakni pengembangan kebudayaan dan seni tradisional. Hal itu dianggap penting lantaran mampu menjadi identitas Jember.
Optimisme muncul dalam diri petahana jika dipercaya kembali memimpin Jember. Tentunya melalui berbagai inovasi dan strategi baru untuk mengembangkan dan memajukan seni budaya Jember. Khususnya di tingkat lokal hingga nasional.
Gus Firjaun menyebut, seni dan budaya lokal mampu berkembang dan maju jika memiliki wadah yang tepat.
Artinya, setiap seni budaya yang tumbuh di Jember akan lebih mudah jika diberikan satu wadah yang mampu memberi koneksi dengan penggiat-penggiat seni papan atas. Misalnya, seni jaranan, ta-butaan, macapat, dan sebagainya, itu dikumpulkan jadi satu wadah.
"Wadah itu nanti bisa kami fasilitasi, sehingga seni budaya daerah akan terus lestari di tengah perkembangan zaman," katanya.
Selain itu, event juga menjadi unsur penting untuk memajukan seni budaya lokal. Seperti saat cabup Hendy Siswanto bersama Gus Firjaun belum cuti.
Kepemimpinannya di Jember tak pernah luput dari ragam kegiatan seni dan budaya. Mulai dari pameran seni rupa, pementasan seni tari, karnaval budaya, hingga di setiap kegiatan Pemkab Jember. Termasuk di tingkat kecamatan dan desa.
Diketahui, Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Hendy-Gus Firjaun sebelum masa cuti telah mengadakan kurang lebih 600 event yang tidak pernah lepas dari unsur budaya.
Hal itu sebagai wujud konkret strategi untuk terus melestarikan seni budaya.
Gus Firjaun menegaskan pengembangan budaya dan kesenian lokal sudah terbangun sejak awal. Upaya itu tentunya akan diteruskan hingga ke depan. Tentunya dengan treatment yang lebih kuat agar perkembangan seni budaya lokal lebih melejit.
"Yang dibutuhkan dalam tubuh kesenian dan budaya itu pertunjukan. Dari situ mereka bisa tumbuh dan berkembang seiring dengan banyaknya pertunjukan atau penampilan yang sudah dilakukan," tuturnya.
Oleh karenanya, wadah-wadah agar mereka bisa tampil akan diperlebar lagi. Bahkan tak segan dirinya membawa budaya dan kesenian lokal dalam setiap kegiatan di luar daerah jika kembali dipilih kembali memimpin Jember. Sebab, panggung menjadi unsur terpenting untuk majukan budaya dan kesenian.
“Sehingga, fasilitas untuk mewadahi mereka akan kami berikan,” tuturnya. (qal/c2/nur)
Editor : Dwi Siswanto