HALO JEMBER, Radar Jember - Pesatnya perkembangan zaman tak hanya berlaku di bidang teknologi, tapi juga merambat pada sektor transportasi.
Beberapa industri otomotif mulai berlomba melakukan inovasi peralihan kendaraan listrik.
Saat ini, kendaraan listrik mudah ditemui di mana saja. Khususnya di daerah perkotaan. Dari sepeda hingga mobil listrik. Minat masyarakat terhadap kendaraan listrik cukup bagus.
Ini mendorong industri otomotif meluncurkan produk unggulannya. Satu di antaranya Honda Motor Company. Produsen global Honda turut memberikan sinyal bahwa tahun depan mobil listrik keluaran pabrikan Jepang itu akan mengaspal di Jawa Timur.
Calvin Alexander, Area Sales and Dealer Development Manager Honda Surabaya Center, Main Dealer Honda wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara mengatakan, perkembangan teknologi memang tidak bisa abaikan.
Itulah mengapa pihaknya telah berpikir matang untuk meluncurkan produk terbaik yang dirakit dalam mobil listrik. Sembari melihat perkembangan terutama pada lingkup Jatim.
Dijelaskan, salah satu perkembangan yang masih menjadi pertimbangan yaitu ada pada kebutuhan mendasarnya. Seperti jalan dan reparasi.
“Kemajuan teknologi juga harus senada dengan fasilitas dasarnya seperti jalan, rambu-rambu, dan kebutuhan reparasi,” jelas di tengah event Festipark di Roxy Square Jember pekan lalu.
Meski begitu, pihaknya menyebut, kemungkinan tahun depan segera merilis mobil listrik Honda di Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara.
“Ya, kita tunggu tahun depan saja,” ucap Calvin.
Merespon hal itu, Sales Manager Honda Istana Jember Boy Kitingkir mengaku, saat ini lebih fokus untuk meningkatkan penjualan produk terbarunya. Seperti New Honda BR-V N7X Edition, Honda WR-V, dan New Honda Brio.
Baca Juga: Bangkitnya Marc Marquez Bersama Gresini Racing di MotoGP 2024, Ini Kata Mantan Manajer Repsol Honda
“Penjualannya di Jember masih stabil, dan harapannya terus meningkat,” ungkapnya.
Selain itu, Boy Kitingkir juga terus memantau update perkembangan di lingkungan Jember. Ini sebagai landasan jika Honda telah merilis mobil listriknya.
“Tentunya kami tetap akan terus menyesuaikan dan terbuka terhadap kebutuhan konsumen, “ pungkasnya. (dhi/sil)
Editor : Dwi Siswanto