Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Lembah Tidar, Lokasi Pembekalan Para Menteri Kabinet Prabowo-Gibran

Halo Jember • Sabtu, 26 Oktober 2024 | 03:05 WIB

 

Gunung Tidar, Magelang (Pinterest)
Gunung Tidar, Magelang (Pinterest)

HALOJEMBER – Pada hari Kamis (24/10) kemarin para menteri dan wakil menteri dari kabinet Prabowo-Gibran telah berangkat menuju kawasan Akademi Militer (Akmil) di Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah.

Mereka akan mengikuti kegiatan pembekalan selama tiga hari mulai 25 Oktober hingga 27 Oktober 2024, sebagai persiapan sebelum memulai tugas resmi mendampingi presiden.

Menurut Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, rombongan kabinet tersebut berangkat dari Jakarta ke Magelang menggunakan pesawat C-130J Super Hercules dengan tail number A-1340 milik TNI Angkatan Udara (AU).

Ketua Komisi I DPR tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan ini bertujuan untuk memastikan kinerja kabinet berjalan dengan baik. Para menteri dan wakil menteri diharapkan mampu bekerja sama lintas kementerian, sektor, serta lintas industri agar kebijakan yang diambil tidak bertentangan, tetapi justru saling mendukung visi dan misi presiden.

“Kebijakan dari tiap Kementerian harus selaras, tidak boleh bertabrakan, melainkan harus bersinergi demi visi misi presiden” ucap politikus Partai Golkar itu.

Sejarah Lembah Tidar

Lembah Tidar terletak di kawasan Kebun Raya Gunung Tidar di Kota Magelang, dikenal memiliki nilai historis dan spiritual. Nama Tidar berasal dari dua kata yaitu Mukti yang berarti berhasil dan Kedadar yang berarti ditempa atau diuji.

Kedua kata tersebut memiliki makna gabungan yang berarti bahwa siapa yang ingin hidup bahagia, berhasil, dan sukses dalam hidup, maka harus siap melalui pendidikan, pembentukan serta ditempa dan diuji agar menjadi pribadi yang kuat dan tangguh.

Legenda menyebut bahwa Gunung Tidar dikenal sebagai paku tanah Jawa karena keberadaan seseorang bernama Syeikh Subakir yang dulunya menanam paku besar berupa tombak sakti bernama Kyai Sepanjang.

Tombak sepanjang 7 meter ini dipercaya sebagai penjaga keseimbangan alam, dan spiritual Jawa, sehingga selama tombak ini tetap tertanam, Pulau Jawa diyakini akan aman dari bencana besar.

Tradisi Akademi Militer di Lembah Tidar

Akmil di Lembah Tidar berdiri sejak 31 Oktober 1945 atas perintah Kepala Staf Umum Tentara Keamanan Rakyat Letjen TNI NI Oerip Soemahardjo. Terletak di kaki Gunung Tidar, area ini menjadi tempat latihan fisik, perang, hingga strategi militer bagi para calon perwira.

Lembah Tidar menjadi lokasi Akmil sebagai simbol dari ketangguhan dan pengabdian, melatih para calon perwira dalam disiplin fisik, mental dan intelektual. Berada di ketinggian 503 mdpl dengan luas area 701.674 m2, para calon perwira yang menjalani pelatihan di sini kerap dijuluki Macan Lembah Tidar.

Lembah Tidar juga sering digunakan sebagai lokasi untuk berbagai acara penting, seperti pelantikan taruna baru dan upacara pelepasan perwira yang telah lulus dari Akademi Militer.

Acara-acara ini tersebut biasanya dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari petinggi TNI dan pemerintahan dengan prosesi militer yang khidmat.

Kegiatan Kabinet Prabowo-Gibran di Lembah Tidar

Pada agenda kegiatan ini, para menteri dan wakil menteri dijadwalkan untuk membahas program kerja prioritas dalam pemerinatahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta kegiatan outbound untuk mempererat hubungan antar anggota kabinet.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa tujuan pengumpulan menteri di Lembah Tidar adalah untuk meningkatkan keakraban, mengingat jumlah kementerian yang semakin bertambah.

“Ini kesempatan bagi mereka untuk saling mengenal satu sama lain, mengingat belum semua saling mengenal secara baik,” kata Prasetyo pada Rabu (23/10)

Pada Jumat (25/10) pagi, deretan menteri dan wakil menteri memulai kegiatan dengan olahraga dan baris berbaris di Lapangan Sapta Marga. Presiden Prabowo Subianto dilaporkan menjadi orang pertama yang hadir di lapangan, sementara anggota kabinet mengenakan seragam komponen cadangan (komcad).  

Prabowo menegaskan bahwa kegiatan olahraga dan baris berbaris bukanlah latihan militer tetapi bertujuan untuk menyamakan frekuensi dan langkah kerja dalam pemerintahan.

Penulis: Audya Amalia Mufida

 

 

 

Editor : Halo Jember
#Prabowo Gibran #Kabinet Merah Putih #Lembah Tidar