Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Suwar Suwir

Jangan Tergoda! Missed Call dari Nomor Ini Bisa Jadi Jebakan Penipuan

Halo Jember • Jumat, 22 November 2024 | 19:37 WIB
ilustrasi penipuan telpon (WHSV)
ilustrasi penipuan telpon (WHSV)

HALOJEMBER- Penipuan online semakin marak dan beragam, mengingat semakin canggihnya teknologi dan semakin banyaknya orang yang terhubung melalui internet.

Salah satu bentuk penipuan yang cukup sering terjadi adalah melalui panggilan telepon dari nomor yang tidak dikenal.

Banyak orang merasa penasaran dan langsung menelpon kembali nomor asing yang tidak mereka kenal, tanpa menyadari bahwa itu bisa saja menjadi jebakan penipuan.

Salah satu jenis penipuan yang sering dilakukan melalui telepon seperti ini dikenal dengan istilah wangiri.

Penipuan wangiri merupakan modus penipuan yang memanfaatkan rasa penasaran orang-orang untuk menelepon kembali nomor tak terjawab, terutama jika panggilan itu datang dari luar negeri.

Biasanya, nomor yang digunakan adalah nomor dengan kode area internasional yang tidak familiar.

Saat seseorang menelepon kembali nomor tersebut, mereka akan diarahkan untuk terhubung ke layanan premium yang berbiaya tinggi, yang tentunya merugikan korban.

Selain menguras pulsa, dalam beberapa kasus yang lebih serius, informasi pribadi atau nomor telepon korban bisa saja jatuh ke tangan pelaku kejahatan siber.

Fenomena penipuan wangiri sebenarnya bukanlah hal yang baru. Pertama kali muncul di Jepang pada sekitar tahun 2000-an, penipuan jenis ini telah menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Menurut informasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), penipuan dengan modus serupa pernah meledak di Indonesia pada tahun 2016, di mana banyak pengguna telepon seluler yang menerima panggilan dari nomor asing, khususnya dengan kode area +77.

Pada saat itu, banyak pelanggan yang merasa penasaran dan kemudian menelpon kembali, tanpa menyadari bahwa mereka tengah jatuh ke dalam perangkap penipuan.

Dampak dari penipuan ini cukup merugikan. Selain menguras pulsa dengan biaya panggilan internasional yang cukup tinggi, jika nomor yang dituju adalah layanan premium, biaya yang dikenakan bisa jauh lebih mahal.

Biaya tambahan tersebut pada akhirnya akan masuk ke kantong penipu, sementara korban hanya akan merasakan kerugian finansial yang tidak sedikit.

Selain itu, ada pula risiko lebih besar yang dihadapi korban, yaitu kehilangan data pribadi. Nomor telepon atau informasi lainnya yang terekam selama panggilan bisa disalahgunakan oleh pelaku untuk tujuan yang lebih jahat, seperti penipuan lebih lanjut atau bahkan dijual kepada kelompok kejahatan siber.

Penting bagi kita untuk selalu waspada terhadap panggilan telepon yang datang dari nomor asing, terutama yang tidak kita kenal.

Jika kita mendapatkan panggilan tak terjawab dari nomor internasional yang mencurigakan, sebaiknya jangan tergoda untuk menelpon kembali. Biasakan untuk memeriksa terlebih dahulu asal-usul nomor tersebut.

Banyak operator seluler kini juga menawarkan layanan untuk memblokir panggilan internasional atau nomor yang tidak dikenal, yang dapat membantu melindungi pengguna dari potensi penipuan.

Menghindari penipuan wangiri memang membutuhkan kewaspadaan dan pengetahuan tentang bagaimana modus-modus penipuan tersebut bekerja. Jangan biarkan rasa penasaran mengalahkan kehati-hatian Anda.

Jika Anda merasa ada sesuatu yang mencurigakan dalam panggilan telepon yang Anda terima, lebih baik mengabaikannya atau memverifikasi kebenarannya melalui sumber yang terpercaya, daripada mengorbankan waktu dan uang Anda. Dalam dunia yang semakin terhubung ini, menjaga keamanan pribadi menjadi lebih penting dari sebelumnya

 

Penulis : Ahmad Rofiqhi Laming

Editor : Halo Jember
#missed call #penipuan