HALOJEMBER- Pada Kamis 20 Februari 2025, sebanyak 33 gubernur pada pemerintahan Presiden Prabowo resmi dilantik. Para gubernur yang menang pemilu di tahun 2024, dilantik setelah dinyatakan menang dan tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
33 gubernur Indonesia turut menjadi sorotan publik karena ramai mengenai laporan kekayaan para gubernur.
Tercatat dalam laman e-LHKPN KPK, terdapat laporan harta kekayaan para gubernur yang telah diserahkan ke lembaga antirasuah. Laporan ini dilakukan pada kurun waktu 2023-2024.
Berdasarkan laporan LHKPN, terlihat ada salah satu gubernur dengan kekayaan melebihi 700 miliar, lantas siapakah gubernur yang memiliki kekayaan itu?.
Berikut daftar gubernur periode 2025-2030 terkaya di Indonesia, dikutip dari LHKPN.
1. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution dengan kekayaan Rp. 57.552.729.408
2. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dengan kekayaan Rp. 6.941.692.537
3. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru dengan kekayaan Rp. 143.200.649.580
4. Gubernur Riau, Abdul Wahid dengan kekayaan Rp. 4.806.046.622
5. Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dengan kekayaan Rp. 8.653.113.833
6. Gubernur Jambi, Al Haris dengan kekayaan Rp. 5.898.644.402
7. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan dengan kekayaan Rp. 7.432.054.979
8. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dengan kekayaan Rp. 6.888. 172.971
9. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo dengan kekayaan Rp. 104.285.030.477
10. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan kekayaan Rp. 12.851.243.199
11. Gubernur Banten, Andra Soni dengan kekayaan Rp. 12.851.243.199
12. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dengan kekayaan Rp. 10.268.497.662
13. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dengan kekayaan Rp. 26.407.233.322
14. Gubernur Bali, I Wayan Koster dengan kekayaan Rp.3.590.221.604
15. Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal dengan kekayaan Rp. 17.851.532.495
16. Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emmanuel Melkiades Laka dengan kekayaan Rp. 11.042.146.010
17. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dengan kekayaan Rp. 36.497.837.272
18. Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran dengan kekayaan Rp. 178.936.530.000
19. Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin dengan kekayaan Rp. 414.808.683.068
20. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud dengan kekayaan Rp. 183.304.283.772
21. Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang dengan kekayaan Rp. 37.323.330.000
22. Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dengan kekayaan Rp. 4.320.473.947
23. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dengan kekayaan Rp. 13.269.801.000
24. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus dengan kekayaan Rp. 51.685.550.000
25. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar dengan kekayaan Rp. 87.358.622.352
26. Gubernur Sulawesi Selatan, Sudirman Sulaiman dengan kekayaan Rp. 11.654.084.142
27. Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka dengan kekayaan Rp. 623.452.380.000
28. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dengan kekayaan Rp. 2.094.460.006
29. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dengan kekayaan Rp. 709.760.235.594
30. Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dengan kekayaan Rp. 9.950.000.000
31. Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo dengan kekayaan Rp. 2.214.378.640
32. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa dengan kekayaan Rp. 9.906.939.929
33. Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu dengan kekayaan Rp. 17.176.294.682
Laporan tersebut menunjukkan bahwa Gubernur Maluku Utara yakni, Sherly Tjoanda merupakan pejabat dengan kekayaan paling tinggi dalam jajaran gubernur.
Kekayaan Sherly Tjoanda terdiri dari tanah dan bangunan yang bernilai Rp 201,13 miliar, kemudian alat transportasi senilai Rp. 7,06 miliar dan investasi berbentuk surat berharga dengan nilai Rp. 245,32 miliar.
Sherly Tjoanda juga memiliki kekayaan lain di bidang aset dan kas. Sebelum menjadi seorang gubernur, Sherly adalah seorang pebisnis yang sukses di berbagai investasi sektor keuangan dan properti.
Disisi lain, Hendrik Lewerissa yang merupakan Gubernur Maluku tercatat sebagai gubernur dengan kekayaan paling kecil sebesar Rp. 2,09 miliar. Kekayaan Hendrik Lewerissa terdiri dari aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp. 2,3 miliar.
Sedangkan kendaraan bermotor memiliki nilai Rp. 629 juta, dan kas hanya Rp. 23, 46 juta. Namun, Hendrik Lewerissa memiliki sejumlah hutang sebesar Rp.900 juta yang turut menekan total kekayaannya.
Perbedaan kekayaan yang sangat jauh tentu menarik perhatian, karena tanggung jawab sebagai gubernur sama. Namun, walaupun berbeda dalam hal kekayaan nominal besar maupun kecil harta tidak bisa menjadi tolak ukur kualitas kepemimpinan seorang gubernur.
Penulis : Syahidah Dina Ilmasya