HALO JEMBER - Antusiasme menyambut pemimpin baru juga terjadi pada Komunitas Sakera Bersatu.
Komunitas burung merpati tersebut melepaskan 57 ribu merpati saat Bupati Jember Gus Fawait tiba di pendapa, Senin (3/3).
Ketua Sakera Bersatu, Moch. Eksan, menyebutkan, 1.000 dari 24.644 anggotanya tumplek-blek di Alun-Alun Jember untuk melakukan tradisi tottaan dara, Senin (3/3).
Sejak siang mereka berkumpul membawa puluhan merpatinya masing-masing.
"Kami ingin meramaikan adanya penyambutan bupati baru Jember,” paparnya.
Berdiri sejak sepuluh tahun lalu, komunitas pencinta merpati lokal itu dengan sukarela menerbangkan peliharaan miliknya. Beberapa di antaranya ada yang datang dari Lumajang, Bondowoso, hingga Situbondo.
"Jangan sepelekan merpati, karena merpati tidak akan pernah inkar janji," kata Eksan.
Merpati yang telah diterbangkan pun akan kembali kepada pemiliknya. Di mana pun diterbangkan akan mengingat dan mencari jalan pulang.
Hal ini, kata dia, juga dianalogikan pada pemimpin Jember yang baru. Dia berharap Fawait berjalan lurus dan menempati janji-janjinya.
Pria asal Desa Karangharjo, Kecamatan Silo, itu menyampaikan harapan Komunitas Sakera Bersatu kepada Fawait.
Menurutnya, seni dan budaya tak boleh dilupakan Bupati Jember.
Bupati diharapkan bisa responsif meningkatkan geliat seni budaya asli Jember. Memberikan dukungan dan pendampingan pada budaya serta tradisi yang mulai terpinggirkan.
Setidaknya, kata dia, memberikan panggung kepada pencinta merpati getakan dalam agenda pemkab dan memberikan wadah dengan event-event tersendiri.
"Misalnya, kami diundang untuk penyambutan tamu. Nanti kami meriahkan dengan pelepasan merpati," ucapnya. (sil/c2/dwi)
Editor : Halo Jember