Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Ramadan Karim, Raja Charles Adakan Bukber Hingga Mengemas Kurma di Kastil Windsor Inggris

Halo Jember • Sabtu, 15 Maret 2025 | 20:30 WIB
 
Potret kebersamaan saat buka bersama di Kastil Windsor Inggris (X/@OpenIftar/@ShaFoShizzle)
Potret kebersamaan saat buka bersama di Kastil Windsor Inggris (X/@OpenIftar/@ShaFoShizzle)

HALOJEMBER - Ramadan tahun 2025 menjadi bulan suci yang paling bersejarah bagi umat muslim dunia, terutama bagi mereka yang tinggal di Inggris.

Dalam 1000 tahun lamanya, sejarah baru telah terukir dimana Kastil Windsor, Istana Kerajaan Inggris sekaligus kediaman resmi Raja Charles III mengadakan buka puasa bersama untuk pertama kalinya. 

Atas izin dan instruksi dari Raja Charles III, kegiatan ini diadakan pada tanggal 2 Maret 2025 di Istana Kerajaan Inggris yang dihadiri lebih dari 350 peserta. Sontak hal ini pun menjadi sorotan dunia dan menuai kekaguman publik global.

Buka puasa ini digelar di St George’s Hall di mana tempat ini biasanya dijadikan sebagai tempat jamuan khusus para pemimpin negara. Para peserta yang hadir merasa sangat terhormat atas apa yang diupayakan oleh Kerajaan Inggris. 

Acara ini didukung oleh Ramadhan Tent Project atau lembaga amal yang berfokus pada kegiatan-kegiatan selama Ramadhan di London dan terbuka untuk masyarakat Inggris secara umum serta tidak dipungut biaya.

Karena antusiasme yang tinggi, masyarakat yang ingin hadir diwajibkan untuk mendaftar terlebih dahulu.

Tak hanya buka puasa perdana, untuk pertama kalinya juga adzan magrib yang syahdu bergema di seluruh koridor-koridor Kastil Windsor menandakan masuknya waktu berbuka puasa, menciptakan suasana penuh khidmat dan kebersamaan di kastil bersejarah tersebut.

Sebagai kaum minoritas, masyarakat muslim sangat bahagia di bulan ramadhan kali ini, dan tidak menyangka akan pengalaman berharga dari keluarga kerajaan.

Akhirnya setelah sekian lama, umat muslim memiliki momen yang sangat dirayakan di negara tersebut. 

Terlihat dari wajah masyarakat muslim yang hadir pada acara ini sangatlah antusias dan penuh suka cita.

Perlu diketahui bahwa acara ini tidak hanya dimeriahkan oleh masyarakat muslim saja, melainkan juga untuk masyarakat umum yang berasal dari berbagai latar belakang.

Hal ini ditunjukan sebagai simbol kekeluargaan, keharmonisan, kesatuan dan toleransi antar umat beragama di Inggris. 

Dilansir dari media Internasional BBC, Simon Maples sebagai direktur operasi pengunjung Kastil Windsor menjelaskan bahwa Raja Charles III sebenarnya telah lama memperjuangkan keberagaman agama dan mendorong interaksi antar agama.

Acara buka puasa bersama ini sebagai komitmen akan hal tersebut dengan menyambut masyarakat dari berbagai latar belakang untuk berbuka puasa bersama di lingkungan kerajaan. 

Bahkan pada momen ini, Raja Charles dan Ratu Camilla turut berpartisipasi langsung dengan ikut mengemasi buah kurma sebagai santapan berbuka masyarakat dan tamu yang hadir.

Atas apa yang dilakukan Raja Charles dan pihak Kerajaan Inggris di bulan Ramadhan ini sangat disambut positif oleh masyarakat di seluruh dunia.

Netizen banyak yang berkomentar bahwa mereka merasa takjub sekaligus bangga dimana pemimpin negara dengan minoritas muslim tersebut mampu memberikan kehormatan dan keistimewaan luar biasa bagi umat muslim yang berpuasa.

Tak hanya itu saja, jalanan kota London juga dipenuhi dengan ornamen dan lampu-lampu hias sebagai pemanis yang menambah suasana gembira selama perayaan bulan suci Ramadhan.

Dikutip dari media nasional, kedepannya Kerajaan Inggris melalui Royal Collection Trust atau badan pengelola Kerajaan Inggris dan Properti Kerajaan akan bekerja sama dengan RamadanTent Project untuk menyelenggarakan acara buka bersama lebih banyak lagi.

Khususnya di beberapa lokasi ikonik di Inggris, diantaranya Tokyo Globe, Brighton & Hove Albion FC, Victoria and Albert Museum, dan Lord's Cricket Ground.

Puncak dari rangkaian kegiatan berbuka puasa ini rencananya akan diadakan pada 29 Maret 2025 di Trafalgar Square London dan berharap menjadi perayaan yang paling meriah bagi para muslim dan umat beragama lainnya. 

Sikap toleransi Raja Charles dan bagaimana Kerajaan Inggris merangkul keragaman ini menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antar umat beragama dan menggambarkan bagaimana pentingnya kerukunan di tengah masyarakat multikultiral.

Semoga, hal ini menjadi inspirasi masyarakat dan pemimpin lain untuk menciptakan harmoni dan kedamaian dunia.

 

 Penulis: MG25 Mariana Yaroh

Editor : Halo Jember
#kastil windsor #raja charles #puasa #bukber #ramadan #inggris