Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Sidang Isbat Kemenag akan Dilakukan Sabtu, 29 Maret 2025: Kemungkinan Lebaran Barengan

Halo Jember • Rabu, 19 Maret 2025 | 01:57 WIB
Potret keluarga merayakan Lebaran (Canva)
Potret keluarga merayakan Lebaran (Canva)

HALOJEMBER - Idul Fitri menjadi hari yang dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim di dunia, termasuk Indonesia. Hari yang jatuh pada tanggal 1 Syawal setelah bulan Ramadan ini, menjadi momen perayaan serta silaturahim dengan keluarga dan sanak famili tercinta.

Di Indonesia, hari raya Idul Fitri dan Idul Adha selalu menjadi perbincangan. Sebab, pemerintah dan salah satu ormas terbesar di Indonesia terkadang memiliki perbedaan pendapat mengenai masuknya bulan syawal dan dzulhijjah.

Untuk mengetahui pergantian bulan hijriah, terdapat dua metode yang digunakan. Yakni metode rukyatul hilal (pengamatan hilal) dan metode hisab (perhitungan astronomi). Selain untuk menentukan hari raya idul fitri, perhitungan ini juga digunakan untuk menentukan masuknya bulan Ramadan.

Jadi, kapankah hari raya Idul Fitri 2025?

Melalui Kementerian Agama, pemerintah Indonesia akan menetapkan idul fitri 1446 H menggunakan metode rukyatul hilal, atau pengamatan hilal di berbagai wilayah nusantara seperti sebelum-sebelumnya.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025, sebenarnya idul fitri 2025 diprediksi akan jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025.

Namun, pemerintah akan tetap menggelar sidang isbat untuk menentukan posisi hilal pada tanggal 29 Maret 2025. Sidang Isbat ini nantinya akan dilaksanakan di kantor Kemenag di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta.

Menteri Agama Nasaruddin Umar sebelumnya mengatakan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1446 H diprediksi akan dilaksanakan bebarengan antara pemerintah dengan organisasi islam lainnya seperti Muhammadiyah.

Menag menyebut hal itu disebabkan ketinggian hilal saat sidang isbat digelar diprediksi belum mencapai di atas ufuk.

Sebagai salah satu ormas terbesar di Indonesia, PP Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri 1446 Hijriah akan jatuh pada Senin, 31 Maret 2025 melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025 tentang penetapan hasil hisab ramadan, syawal, dan zulhijah 1446 hijriah. Maklumat ini telah dikeluarkan beberapa saat lalu berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Berbeda dengan metode rukyat, metode hisab ini dapat dilakukan untuk mengetahui tanggal-tanggal yang akan datang tanpa harus melihat hilal secara langsung, melainkan melalui ijtimak.

Menurut BMKG, Ijtimak sendiri dapat dimaknai sebagai kondisi ketika bumi, bulan dan matahari berada pada posisi garis bujur yang sama.

Meskipun sering menjadi perdebatan di masyarakat jika terdapat perbedaan hari jatuhnya Idul Fitri antara pemerintah dan ormas Muhammadiyah, umat islam di Indonesia tetap akan menunggu dan menyambut 1 Syawal dengan penuh sukacita.

Dalam situasi seperti ini, sudah seharusnya kita bertoleransi dengan sesama bahkan saat berbeda pendapat.



Penulis: MG25 Hafidzah Aulia Salsabila

Editor : Halo Jember
#sidang isbat #lebaran #hari raya idul fitri