HALO JEMBER, Radar Jember – Hujan deras disertai angin kencang yang belakangan ini menerjang Jember dan sekitarnya, membuat sejumlah wilayah masih merasakan dampaknya.
Tidak hanya pohon-pohon besar di pinggir jalan yang tumbang. sejumlah rumah warga juga dilaporkan ambruk dalam insiden tersebut.
Petugas Pos Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandara Notohadinegoro Jember, Iwan Dwi Cahyono, menguraikan bahwa berdasarkan prediksi BMKG Juanda, update prakiraan cuaca Jember dalam seminggu ke depan, tanggal 24–30 Maret 2025, terdapat kecenderungan adanya cuaca berawan pada pagi hingga menjelang siang hari. Bahkan disertai potensi hujan pada siang hingga sore hari.
“Wilayah Jawa Timur, khususnya Jember, saat ini telah berada pada akhir musim hujan menuju peralihan. Dengan cuaca terik dan potensi hujan lebat disertai petir secara mendadak pada siang sampai sore hari,” katanya.
Menurut dia, aktifnya fenomena atmosfer yang menyebabkan fluktuasi cuaca tropis, seperti peningkatan atau penurunan curah hujan atau Madden Julian Oscillation (MJO), dan munculnya bibit siklon tropis.
Hal itu juga turut menyumbang potensi cuaca buruk.
“BMKG mengimbau untuk selalu waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Selain itu, masyarakat juga harus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar,” imbaunya.
Sementara itu, BPBD Jember mencatat, hujan disertai petir dan angin kencang pada Sabtu (22/3) menyasar sedikitnya 14 kecamatan.
Dampaknya sekitar 14 pohon tumbang dan sekitar belasan rumah warga rusak. Beruntung, insiden itu tidak sampai merenggut korban jiwa.
Kepala BPBD Jember Widodo Julianto mengatakan, saat bencana tersebut, sejumlah personel gabungan dibantu para organ relawan telah turun ke lokasi melakukan asesmen dan pembersihan.
Baca Juga: Musik Patrol Khas Jember: Warisan Budaya yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
“Kami distribusikan sejumlah logistik/bantuan untuk warga terdampak. Meneruskan kepada kecamatan/desa untuk melakukan penanganan pascabencana. Kami juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan hati-hati saat cuaca ekstrem ini,” katanya. (mau/c2/dwi) Baca Juga: Ketentuan Bayar Zakat Fitrah dengan Uang Menurut Buya Yahya
Editor : Dwi Siswanto