Hal itu berkaitan dengan pemangkasan anggaran Porprov Jember dari Rp 5,6 miliar menjadi Rp 3,1 miliar.
Pengurangan anggaran mencapai 44,39 persen itu juga berimbas pada pemangkasan jumlah kuota atlet dan ofisial yang diberangkatkan ke Porprov. Dari yang semula diasumsikan mampu mengirim 405, kini turun menjadi 252 kontingen.
Pada rapat yang dihadiri perwakilan setiap cabor itu, Kamis (10/4) lalu, Kepala Dispora Jember Edy Budi Susilo menuturkan, jumlah anggaran dan kuota yang telah dipaparkan tersebut masih belum sepenuhnya final, sehingga masih memungkinkan ada perubahan.
“Ini sudah revisi yang keempat kalinya, dan saat ini masih di-review di inspektorat. Ini juga masih belum ditetapkan oleh TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah, Red). Jadi, tidak tertutup kemungkinan angkanya berubah,” terangnya.
Edy melanjutkan, setelah rapat itu usai, Dispora beserta KONI akan mengirimkan surat pengajuan audiensi dengan bupati guna memaparkan persiapan Porprov. Dia berharap, dengan pemaparan tersebut Bupati Jember Muhammad Fawait akan membantu agar kuota Porprov ditambah.
“Bupati ingin prestasi olahraga Jember bisa semakin baik. Nah, siapa tahu kuotanya ditambah lagi,” harapnya.
Sementara itu, Ketua KONI Jember Sutikno mengaku, akibat efisiensi tersebut, pihaknya dihadapkan ada sebuah dilema. Bagaimana tidak, penurunan jumlah kuota yang masif tentu memaksa KONI Jember berpikir keras untuk memberikan kuota secara adil.
Hal ini pun menghasilkan dua pilihan. Pertama adalah memberikan kuota hanya pada cabor yang diyakini bisa meraih prestasi. Atau pilihan kedua, yaitu membagi rata kuota agar semua cabor mendapat kesempatan yang sama.
“Ini sedang kami godok di internal KONI dan akan disampaikan ke Bupati Jember. Serta akan dikembalikan ke beliau. Namun, tugas KONI Jember adalah mengupayakan agar Jember meraih prestasi maksimal di tengah keterbatasan yang ada,” tuturnya.
Menurut pria asal Ambulu itu, dengan jumlah kuota yang hanya 252 kontingen, akan berat bagi Jember untuk meraih prestasi. Bahkan, untuk sekadar menyamai prestasi Porprov edisi sebelumnya.
“Porprov tahun 2022 dengan 700-an kontingen dapat peringkat 9. Kemudian, Porprov 2023 kuotanya merosot jadi 470, peringkatnya juga merosot jadi peringkat 15. Nah, Porprov 2025 ini hanya 252, untuk menyamai prestasi kemarin aja akan sulit,” tutupnya. (yul/c2/dwi) Baca Juga: Ini detail Anggaran Porprov Jember yang Terimbas Efisiensi
Editor : Dwi Siswanto