Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Viral! Majelis Dugem Syari, Pengajian Gus Iqdam di Pacitan Pakai Musik Dj dan Sound Horeg

Halo Jember • Kamis, 17 April 2025 | 02:10 WIB
 
BINGUNG- Potret pengajian Akbar di Pacitan bersama Gus Iqdam yang menuai kontroversi. (Tangkapan layar TikTok/ @sukabangedesteh)
BINGUNG- Potret pengajian Akbar di Pacitan bersama Gus Iqdam yang menuai kontroversi. (Tangkapan layar TikTok/ @sukabangedesteh)

HALOJEMBER - Pengajian akbar yang dipimpin oleh Gus Iqdam di Pacitan menyuguhkan suasana yang tak biasa dan langsung menjadi viral di media sosial.

Momen tersebut menarik perhatian publik karena dipadukan dengan iringan musik DJ dan suara terompet saat tim hadrah naik ke panggung.

Sebuah unggahan akun @whoopziiy di media sosial X viral setelah menampilkan suasana majelis yang dianggap tak lazim. Dalam video tersebut, terdengar terompet dan musik yang mirip dengan suasana klub malam.

Unggahan itu memuat caption satir yang menyindir keras kegiatan dalam majelis tersebut. Akun tersebut menyebutnya sebagai “dugem mode syar’i” yang sontak menuai reaksi publik.

Warga yang hadir merasa terkejut namun juga antusias menyaksikan konsep acara yang berbeda ini. Banyak dari mereka yang segera merekam momen tersebut dalam video, yang kemudian viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat panggung dihiasi dengan cahaya berwarna-warni, menciptakan atmosfer layaknya sebuah pesta.

Para anggota hadrah melangkah ke panggung, diiringi dengan dentuman musik DJ dan gemuruh tiupan terompet yang meriah.

Meskipun nuansanya tampak tidak lazim untuk sebuah pengajian, acara ini tetap berlangsung dengan khidmat dan penuh keceriaan. Ribuan orang hadir untuk menyimak tausiyah yang disampaikan oleh Gus Idam.

Mengenai viralnya video tersebut, Ilham Burhanuddin sebagai pengurus Ponpes Sabilu Taubah yang lebih dikenal sebagai Jebor menyampaikan penjelasannya.

Ilham menjelaskan bahwa musik DJ sengaja disiapkan oleh tim hadrah sebagai bentuk hiburan sebelum acara inti dimulai.

Ilham menegaskan bahwa musik tersebut bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat, dan merupakan bagian dari pembukaan yang tidak mengganggu jalannya pengajian.

Ia turut menambahkan, MC telah memberikan penjelasan terkait latar belakang dan konsep acara dari Ponpes Sabilu Taubah.

“Konsep ini kami rancang untuk merangkul semua kalangan masyarakat agar mau ikut mengaji,” ujar Ilham dalam keterangannya. Ia menambahkan, pendekatan seperti ini penting agar pesan dakwah bisa menjangkau lebih luas.

Ponpes Sabilu Taubah dikenal dengan pendekatannya yang inovatif dan merakyat, serta berani memadukan unsur-unsur budaya populer dalam menyampaikan pesan kebaikan.

Beberapa tokoh masyarakat menyambut baik inovasi ini, karena dianggap mampu menarik minat generasi muda.

Namun, tak sedikit pula yang mempertanyakan apakah konsep tersebut sesuai dengan nilai-nilai keislaman.

Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, acara pengajian akbar tersebut berlangsung dengan lancar dan tertib hingga akhir. Tausiyah Gus Idam pun mendapat antusiasme tinggi dari jamaah yang hadir.

Video yang menunjukkan suasana dugem syar’i ini telah menjadi perbincangan hangat di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Banyak netizen menghargai kreativitas panitia dalam menciptakan suasana pengajian yang lebih inklusif.

Acara ini menjadi bukti bahwa dakwah bisa dikemas dengan cara yang inovatif tanpa mengorbankan substansi.

 

 Penulis: MG25 Eka Shepina

Editor : Halo Jember
#syari #hiburan #dugem #dakwah