Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Wafatnya Paus Fransiskus Membuat Palestina Kehilangan “ Teman Sejati”

Halo Jember • Rabu, 23 April 2025 | 19:00 WIB
Paus Fransiskus dikenal luas karena komitmennya terhadap perdamaian dan keadilan sosial. (Foto: Instagram/franciscus)
Paus Fransiskus dikenal luas karena komitmennya terhadap perdamaian dan keadilan sosial. (Foto: Instagram/franciscus)

HALOJEMBER - Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik Roma, meninggal dunia pada usia 88 tahun. Kabar duka ini menyebar cepat ke seluruh dunia, termasuk ke Palestina dan Lebanon.

Banyak pihak yang menyampaikan belasungkawa atas kepergiannya. Paus Fransiskus dikenal luas karena komitmennya terhadap perdamaian dan keadilan sosial.

Mahmoud Abbas, Presiden Palestina, menyatakan bahwa kepergian Paus Fransiskus merupakan kehilangan besar bagi rakyat Palestina.

Ia menyebut Paus sebagai "teman sejati" yang selalu mendukung hak-hak rakyat Palestina dan memperjuangkan perdamaian di Timur Tengah.

Petinggi Hamas juga menyampaikan penghormatan kepada Paus Fransiskus, mengapresiasi sikapnya yang konsisten mendukung perjuangan Palestina.

Mereka menilai Paus sebagai sosok yang berani berbicara tentang ketidakadilan yang dialami rakyat Palestina.

Hizbullah, kelompok militan yang berbasis di Lebanon, mengungkapkan rasa kehilangan atas wafatnya Paus.

Mereka menghargai peran Paus dalam menyuarakan pentingnya perdamaian dan keadilan di kawasan Timur Tengah.

Beberapa klub sepak bola Palestina turut mengungkapkan duka cita atas wafatnya Paus Fransiskus, salah satunya klub di Cile, Deportivo Palestino.

Mereka menyebut warisan Paus sebagai simbol perdamaian dan persatuan yang akan dikenang sepanjang masa.

Selama masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus dikenal aktif mengkampanyekan isu-isu kemanusiaan, termasuk mendukung hak-hak rakyat Palestina dan menyerukan penghentian kekerasan di Gaza. Ia juga mengkritik keras serangan militer Israel yang dianggapnya tidak bermoral.

Paus Fransiskus secara terbuka mengutuk serangan militer Israel ke Gaza, menyebutnya sebagai tindakan kekejaman yang melampaui batas moral.

Ia menyerukan penghentian segera kekerasan dan akses bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.

Selain fokus pada Palestina, Paus Fransiskus juga mendukung gencatan senjata di Lebanon, berharap hal tersebut dapat menjadi inspirasi bagi perdamaian dunia.

Ia menekankan pentingnya kerja sama internasional untuk mengakhiri konflik di kawasan tersebut.

Di Indonesia, negara dengan mayoritas Muslim terbesar, umat Islam juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Paus Fransiskus.

Organisasi Islam terbesar, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, memuji komitmen Paus terhadap perdamaian dan keadilan sosial.

Meskipun telah berpulang, warisan Paus Fransiskus dalam memperjuangkan perdamaian dan keadilan akan terus dikenang.

Sikapnya yang tegas dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina dan menyerukan penghentian kekerasan menjadikannya sosok yang dihormati di seluruh dunia.

 

 

 

Editor : Halo Jember
#palestina #perdamaian #hamas #paus fransiskus