Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Gempa Bumi M 4,8 di Bali, Warga 8 Kecamatan di Jember Ini Rasakan Gempa

Sidkin • Sabtu, 3 Mei 2025 | 19:12 WIB

 

LOKASI GEMPA: Tangkapan layar gempa bumi tektonik dari BMKG Denpasar, Sabtu (3/5/2025). Gempa ini juga dirasakan sebagian warga Jember. (Foto: X @BMKG_Denpasar)
LOKASI GEMPA: Tangkapan layar gempa bumi tektonik dari BMKG Denpasar, Sabtu (3/5/2025). Gempa ini juga dirasakan sebagian warga Jember. (Foto: X @BMKG_Denpasar)

 

JEMBER, Halo Jember - Gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 4.8 mengguncang Jembrana, Bali, Sabtu (3/5/2025).

Gempa bumi ini tercatat terjadi pukul 09.19.17 WIB.

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M4.8.

Episenter gempa terletak pada koordinat 9.40° LS ; 114.04° BT, atau tepatnya berlokasi pada jarak 132 kilometer barat daya Jembrana Bali.

Sementara titik gempa itu diketahui pada kedalaman 14 kilometer.

Meski lokasinya cukup jauh, gempa bumi ini juga dirasakan sebagian masyarakat Jember.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widodo Julianto mengatakan,  berdasar estimasi peta guncangan, kekuatan gempa bumi yang dirasakan di Jember adalah II MMI.

Artinya, gempa itu dirasakan oleh beberapa orang di dalam ruangan dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," katanya melalui rilis resmi yang diterima Halo Jember.

Sementara itu wilayah yang terasa gempa di antaranya Kecamatan Ambulu, Silo, Kaliwates, Arjasa, Balung, Kencong, Wuluhan, dan Patrang.

Widodo mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Selain itu, dia juga mengimbau agar masyarakat menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa bumi atau tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan bangunan," imbaunya.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat memastikan informasi resmi mengenai gempa bumi bersumber dari BMKG dan BPBD daerah.*

Editor : Sidkin
#bali #gempa bumi #gempa bumi bali #Gempa Jember Bali