PASURUAN, Halo Jember – Heningnya malam di ruas Tol Gempol-Pandaan, Pasuruan, mendadak berubah jadi kepanikan, Senin (5/5/2025).
Kobaran api membubung tinggi terlihat dari jarak beberapa ratus meter.
Dentuman ledakan menggelegar berkali-kali, memecah kesunyian malam di ruas tol tersebut.
Api itu membakar sebuah truk milik TNI yang mengangkut amunisi.
Insiden yang terjadi pada KM 774 itu mengagetkan banyak orang, terutama pengendara yang berada di jalan tol
Apalagi belakangan diketahui, tragedi itu tak hanya membuat lalu lintas lumpuh, tapi juga merenggut korban jiwa.
Truk yang terbakar hebat itu terjadi sekira pukul 21.40 WIB. PT Jasamarga membenarkan kejadian ini lewat akun X (Twitter) resminya.
"Gempol KM 776-KM 774+200 arah Surabaya padat, ada kendaraan truk terbakar di arah sebaliknya," tulis Jasamarga.
Ledakan keras itu terdengar dari lokasi kejadian. Sejumlah warga juga mendokumentasikan kejadian tersebut dari jauh.
Anton, salah satu tim Jawa Pos Radar Jember yang tengah perjalanan juga melihat kobaran api dan mendengar ledakan tersebut.
Dirinya pun terjebak macet panjang di antara kendaraan yang tak bisa melintas di Tol Gempol-Pandaan Pasuruan tersebut.
Dalam peristiwa itu, dua orang anggota TNI menjadi korban.
Satu orang dinyatakan meninggal dunia sementara satu lainnya mengalami luka-luka.
"Dipastikan satu personel meninggal dunia dan satu luka-luka," kata Dandim 0819 Pasuruan Letkol Arh Noor Iskak, di Makodim 0819/Pasuruan, Selasa (6/5/2025).
Korban meninggal bernama Serka Untung Avisilia, yang berdomisili di Asmil 509/BY/Kostrad, Desa Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jember. Sedangkan korban luka-luka bernama Serma Y.L Dhino Adi S, dengan domisili yang sama.*
Editor : Sidkin