MAGETAN, Halo Jember - Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Perkasa membeberkan kronologi kecelakaan kereta api yang menabrak tujuh kendaraan bermotor di Magetan, Senin siang (19/5).
Kecelakaan tragis itu terjadi di jalur perlintasan langsung (JPL) Stasiun Magetan, Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat. Empat orang dilaporkan meninggal dunia.
Kecelakaan itu melibatkan KA Malioboro Ekspres dari arah Yogyakarta dengan tujuh sepeda motor yang melewati perlintasan tersebut.
Baca Juga: KA Malioboro Ekspres Tabrak 7 Motor di Magetan, 4 Orang Meninggal!
"Ketika kereta api pertama yaitu KA Matarmaja sudah melintas, palang perlintasan terbuka. Saat itu kendaraan langsung melintas," ujar Erik, dikutip dari Jawa Pos Radar Madiun.
Dia menjelaskan, usai palang pintu terbuka, kendaraan yang sebelumnya menunggu itu langsung melintas.
"Ternyata saat itu ada kereta lagi yang melintas dari arah barat yaitu KA Malioboro Ekspres," jelasnya.
Baca Juga: Kok Bisa Kereta Logawa ‘Nyangkut’ di Terowongan Garahan. Berikut Sejarah KA Logawa
Kapolres mengatakan, pihaknya telah memulai investigas di lapangan.
Bukti-bukti di lapangan sudah diamankan. Sementara keterangan sejumlah saksi di sekitar TKP juga sudah dihimpun.
"Termasuk petugas penjaga perlintasan juga sudah kami mintai keterangan," bebernya.
Baca Juga: Museum Kereta Api Bondowoso jadi Saksi Sejarah Kelam Perkeretaapian
Dia menegaskan, seluruh proses penyelidikan akan berjalan sesuai prinsip scientific investigation.
"Kami pastikan seluruh proses penyelidikan terhadap kejadian ini mengacu pada prinsip scientific investigation," imbuh kapolres.
Erik memastikan ada empat korban tewas dalam kecelakaan ini.
Baca Juga: Inalillahi Waina Ilahi Rojiun. Habib Jafar Shodiq Meninggal Dunia, Kecelakaan di Tol Sragen
Selain itu, ada tiga orang lainnya yang mengalami luka berat dan tengah dirawat di RSUD dr Sayidiman dan RSAU dr Efram Husada.
"Korban meninggal dunia ada empat terdiri tiga laki-laki dan satu perempuan. Untuk korban luka berat ada tiga orang dan satu luka ringan masih dalam perawatan," pungkas Erik. (kin)
Editor : Sidkin