HALO JEMBER – Vera Kurniawati, seorang ibu muda asal Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, menjalani profesi sebagai pengemudi ojek online (ojol) dengan semangat yang luar biasa.
Setiap hari, ia membawa anak balitanya yang baru berusia dua tahun saat bekerja, karena tidak ada orang lain yang bisa menjaga sang buah hati di rumah.
"Saya enggak punya pilihan. Anak saya masih kecil dan enggak ada yang jagain di rumah. Jadi setiap hari saya ajak dia kerja," ujar Vera.
Meskipun medan pekerjaan berat, apalagi saat hujan turun, balita Vera justru terbiasa dan jarang rewel.
Terkadang, jika pelanggan merasa iba, Vera mendapat tambahan ongkos sebagai bentuk simpati atas perjuangannya.
Setiap hari, Vera berangkat sejak pagi dan baru kembali ke rumah pada sore hari. Hasil dari menarik penumpang ojol cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar dirinya dan sang anak.
"Alhamdulillah, cukup buat makan sehari-hari dan kebutuhan anak. Yang penting bisa bertahan," tambahnya.
Untuk menjaga keselamatan, Vera bergabung dengan komunitas Kartini Jember—sebuah wadah bagi para pengemudi ojol perempuan.
Di komunitas ini, para anggota saling memantau dan mendukung, terutama saat harus mengantar pelanggan jarak jauh atau di malam hari.
Baca Juga: Selain Bu Vera Jember, Ada Bu Siti Driver Ojol yang Sama-Sama Bawa Anak
"Kami selalu imbau anggota untuk share location secara live, apalagi kalau perjalanan jauh. Ini demi keamanan karena kadang ada pelanggan yang bertindak kurang sopan," jelas Lesly Novitasari, Ketua Komunitas Ojol Kartini Jember.
Jika menghadapi situasi membahayakan, anggota diperbolehkan menurunkan penumpang di tempat aman dan segera melaporkan kejadian ke pihak perusahaan ojol yang menaunginya.
Kisah Vera menjadi gambaran nyata perjuangan seorang ibu tunggal yang tetap tangguh di tengah kerasnya kehidupan.
Baca Juga: Bibi Penyiram Kuah Bakso kepada Siswi SD di Jember Diringkus, Ini Penjelasan Polisi
Ia membuktikan bahwa dengan niat kuat dan cinta kepada anak, tidak ada hal yang mustahil untuk dijalani.
Editor : Dwi Siswanto